Khutbah Jumat: Bahayanya Paham Sekulerisme

Khutbah Jumat: Bahayanya Paham Sekulerisme

  • Khutbah Jumat Ini sangat cocok dibawakan pada bulan Dzulkaidah
  • Oleh: Ceramahpidato.com

الحمد لله ربِّ العالمين والْعاقِبَةُ لِلْمُتَّقين ولا عُدْوانَ إلَّا عَلى الظَّالمِين

وأشهد أنْ لا إله إلاالله وحده لا شريك له ربَّ الْعالمين وإلَهَ المُرْسلين وقَيُّوْمَ السَّمواتِ والأَرَضِين وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوثُ بالكتابِ المُبين الفارِقِ بَيْنَ الهُدى والضَّلالِ والْغَيِّ والرَّشادِ والشَّكِّ وَالْيَقِين

والصَّلاةُ والسَّلامُ عَلى حَبِيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسلين و إمامِ المهتَدين و قائِدِ المجاهدين وعلى آله وصحبه أجمعين

فياأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل والتَّمَسُّكِ بهذا الدِّين تَمَسُّكًا قَوِيًّا

فقال الله تعالى في كتابه الكريم

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وقال الله تعالى

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,

Khutbah Jumat

Dari mimbar yang kita muliakan ini, ijinkan saya mengajar kepada diri saya sendiri, dan juga kepada saudara-saudara sekalian. Marilah kita selalu dan terus menambah nilai ketakwaan kepada allah subhannahu wa ta’ala. Yaitu senantiasa menjalankan secara iklas seluruh perintah allah swt. kemudian menjauhi segenap larangan-larangannya. Marilah kita pusatkan perhatian kita kepada peningkatan mutu ibadah, apapun aktifitasnya pastikan niat dan tujuannya tidak ada lain kecuali ibadah, serta selalu memperhatikan rambu-rambu agama sebagai pijakannya. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat baik untuk kehidupan dunia terlebih kehidupan hakiki di akherat yang abadi nanti.

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Apabila kita mencermati kondisi lingkungan sekitar kita, pasti akan menemukan banyak hal yang mestinya membuat kita prihatin dan mengelus dada ketika melihatnya. Betapa kehidupan ini berjalan dan berkembang tidak lagi dilandasi dengan nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Kebanyakan manusia didalam menjalani hidup hanya mengikuti jalan pikiran dan analisa akalnya tanpa memperhatikan sentuhan-sentuhan spiritual yang mestinya menjadi pijakan utama dalam menentukan arah langkahnya. Hal ini sebenarnya sebuah ancaman bagi dunia islam, dimana pemikiran dan aktualisasi ajarannya telah menyimpang dari dasar semestinya.
Dalam segi aqidah banyak sekali umat islam yang menganut keyakinan-keyakinan syirik, menyekutukan allah dalam hal ibadah. Mereka menyembah allah, namun tidak menjadikan allah sebagai satu-satunya penolong dalam hidupnya, ketergantungan kepada mahluk mengalahkan ketergantungan kepada allah. Ketika menghadapi persoalan hidup mereka lari ke para normal, dukun dan orang-orang yang menyimpang dari aqidah agama. Mereka menyatakan iman kepada allah, akan tetapi lebih percaya kepada peringatan pemimpinnya ketimbang peringatan allah swt. mereka lebih meyakini kebenaran hasil analisa otak dan penelitian ilmiah, namun mengesampingkan sebuah keyakinan bahwa, segala sesuatu yang terjadi atas qadha dan taqdir allah.
Kemudian dalam dunia politik, yang tampil hanyalah permainan penuh rekayasa dan trik-trik nakal yang jauh dari kehidupan demokratis. Panggung politik tak ubahnya seperti arena perjudian dan dijadikan alat untuk pencapaian nafsu kekuasaan belaka. Dalam bidang ekonomi, sistem kapitalis dan praktek riba yang diharamkan allah masih mendominasi kehidupan. Akibatnya semakin lebarnya jurang pemisah antara si kaya dan si miskin, yang kuat memangsa yang lemah, dan sistem perekonomian hanya profit marginal orientet mengesampingkan dampak sosial dan lingkungan. Sementara itu, dalam kehidupan sosial budaya yang tampak adalah kebobrokan moral generasi muda. Setiap hari kita menyaksikan beragam kemaksiatan seperti: perzinaan, pemerkosaan, pembunuhan, kasus narkoba dan sebagainya.

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Apa yang kita saksikan sekarang ini, kita jadi ingat firman allah,

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya:

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena ulah perbuatan tangan nafsu manusia, supaya allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ( ke jalan yang benar)”. Qs. ar-ruum ayat 41

Menurut abu aliyah, “barang yang berbuat maksiat kepada allah di bumi, maka sungguh ia merusak bumi, karena kebaikan langit dan bumi itu disebabkan ketaatan, yaitu semua manusia atau kebanyakan manusia meninggalkan perkara yang diharamkan. Jika kemaksiatan yang diperbuat, maka hal itu menjadi sebab hilangnya keberkahan langit dan bumi. (tafsir ibnu katsir, juz 6 hal 320).
Kerusakan di daratan dan di lautan adalah rusaknya ekosistem alam karena pencemaran lingkungan, eksploitasi sumber daya alam yang membabi buta, sehingga perputaran musim tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan cenderung mengakibatkan bencana yang lebih besar. Bencana tersebut adalah berkurangnya sumber penghasilan, dan banyaknya jiwa melayang.

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Salah satu penyebabnya adalah karena sebagian kaum muslimin mengikuti paham yang bisa disebut dengan sekulerisme (‘ilmaniyah). Paham itu mengajarkan bahwa kehidupan dunia harus dipisahkan dari masalah agama. Menurut mereka, dunia ya dunia, jangan membawa masalah agama di dalamnya.Soal agama adalah privasi seseorang. Oleh karena itu, menurut paham ini, masalah hubungan sesama manusia seperti ccara bergaul, cara berpakaian maupun cara berekonomi cukup diserahkan pada rasio atau akal manusia saja. Sehingga, mereka pun menyembombongkan diri dengan meninggalkan ajaran allah swt. terutama yng berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Ajaran sekulerisme inilah menjadi tantangan kita dewasa ini. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Syaikh muhammad abdul hadi al-misri dalam kitabnya “mauqif ahlus sunnah wal jama’ah minal ‘ilmaniyah” (sikap ahlus sunnah terhadap sekulerisme). Menurut beliau, cara hidup sekuler jelas sekali bertentangan dengan prinsip-prinsip tauhid. Sekulerisme (‘ilmaniyah) berusaha menegakkan kehidupan dunia tanpa campur tangan agama, atau yang lazin disebut la diniyyah. Sehingga tata kehidupan yang mereka bangun bukanlah tata kehidupan yang bersumber dari wahyu allah swt. Dengan kata lain, sekulerisme aturan-aturan yang tidak berpedoman kepada hukum-hukum allah. Padahal allah swt.:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ

Artinya:

Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki? dan hukum siapakah yang lebih baik dari pada hukum allah bagi orang-orang yang yakin? (Qs. al-maidah 50).

Allah mengingkari orang-orang yang keluar dari hukum-hukum allah yang sarat dengan kebaikan bagi hambanya dan sangat adil. Mengikuti hukum-hukum yang tidak bersumber dari ketentuan-ketentuan allah, yaitu sebuah aturan hukum yang ditetapkan manusia berdasarkan akal pikiran dan tuntutan hawa nafsunya, tidak merujuk kepada syariat agama. Bukankan hukum-hukum allah swt. itu yang paling benar? karena bersumber dari yang maha benar. Boleh saja kita membuat undang-undang atau aturan untuk mengatur kehidupan manusia, asalkan ruh dari aturan tersebut tidak bertentangan dengan aturan allah, atau menerminkan nilai-nilai ilahiyah.
Di dunia ini banyak sekali aturan buatan manusia, namun seringkali mengalami perubahan seiring dengan perubahan zaman. Perubahan tersebut juga tidak menjamin tatanan manusia menjadi lebih baik. Hal itu menunjukkan bahwa aturan buatan manusia tidak bisa dijadikan referensi mutlaq karena kebenarannya masih belum teruji sepanjang masa. Berbeda dengan aturan allah yang disampaikan melalui utusannya, sejak diturunkan hingga akhir masa tidak pernah berubah dan tetap bisa dijadikan dasar untuk mengatur tata kehidupan manusia. Itulah sebabnya mengapa rasulullah mengingatkan kita dalam sebuah hadits:
Manusia yang paling dibenci allah ada tiga: orang yang kafir (mengingkari) perkara haram, orang yang mencari hukum jahiliyah di dalam islam, orang yang mencari darah seseorang dengan cara yang tidak benar supaya ia meminumnya” (Hr. muslim)
Hal serupa juga ditegaskan oleh abu ubaidah: aku pernah mendengarkan iman hasan berkata, “barang siapa yang menetapkan hukum dengan selain hukum allah, maka itu hukum jahiliyah.” (tafsir ibnu katsir juz 3 hal, 131).

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Jelas sekali, bahwa kehidupan sekulerisme yang kini menggejala dengan kebebasannya, amat bersebrangan dengan tauhid, fondasi ajaran agama kita. Oleh karena itu kita semua harus waspada terhadap konsep hidup sekuler itu.
Kemudian, bagaimanakah solusinya, bagaimanakah menyelesaikan serangkaian problem-problem yang kita bicarakan tadi? bagaimana agar kita bisa keluar dari fitnah yang begitu banyak tersebut?

Saudara sekalian yang dirahmati allah,

Resepnya tidak ada lain kecuali kembali kepada al-kitab (al-Qur’an) dan sunnah nabi muhammad saw. dengan pemahaman salafus shalih. Sebab, mengikuti al-Qur’an dan sunnah nabi adalah jalan satu-satunya menuju keselamatan. Melalui langkah ini ada jaminan yang kuat bagi kita untuk menyelesaikan berbagai kemelut yang menimpa kita. Ketika rasulullah saw. dan sahabatnya di mekkah, yakni di awal-awal beliau menyampaikan wahyu, situasinya hampir sama dengan keadaan yang kita hadapi saat ini. Hampir sama. Hanya bentuknya saja yang berbeda, namun inti dan subtansinya tidak berbeda. Kalau dulu ada perzinahan, misalnya, sekarang banyak perzinahan dengan berbagai model.
Oleh karena itu, untuk menata kembali kondisi ummat seperti sekarang ini, tidak bisa tidak, kita hurus melakukan sesuatu sebagaimana rasul saw. membina ummat. Yaitu masalah tauhid, harus dibenahi terlebih dahulu, sebab, seperti itulah yang juga dilakukan para ulama terdahulu. Karena tauhid adalah fondasi agama islam. Jika fondasi itu roboh, roboh pula bangunan islam yang lain. Sebaliknya, kalau tauhid ummat ini kuat berarti fondasi yang menopang seluruh bangunan islam itu pun kuat pula.
Dengan demikian pembinaan tauhid merupakan masalah yang sangat strategis bagi upaya pembangkitan kembali ummat ini. Upaya-upaya untuk membangun kembali umat islam, yang tidak memulai langkahnya dari pembinaan tauhid sama artinya dengan membangun rumah tanpa fondasi. Sia-sia belaka. Oleh karena itu, memperkuat tauhid umat harus menjadi program yang diprioritaskan oleh seluruh kalangan kaum muslimin ini. Pembinaan tauhid sebagaimana yang difahami salafus shalih harus disosialisasikan kepada seluruh ummat. Sehingga mereka memahami jalan hidup yang benar, meninggalkan pola hidup yang salah.

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Adapun solusi yang tepat untuk menyelamatkan umat dari bahaya paham skulerisme tidak lain kecuali kembali kepada al-Qur’an dan hadits. Rasulullah saw. berpesan kepada kita: Telah aku tinggalkan bagimu dua perkara yang tak akan tersesat darimu setelah berpegang keduanya: kitabullah dan sunnahku. (Dishahihkan al-albani dalam kitab al-jami’, diambil dari kitab al-firqatun naajiyah).
Dari sini bisa kita simpulkan bahwa kondisi ummat yang carut marut sekarang ini banyaknya kesyirikan dan bid’ah. Merebaknya budaya sekulerisme (kehidupan tanpa tuntunan agama), menggejalannya berbagai fitnah hanya bisa di atasi dengan kembali kepada sumber ajaran kita yang murni yakni al-Qur’an dan sunnah. Karena bila selalu berpijak kepada al-qur’an dan sunnah sebagaimana pemahaman ulama terdahulu, bahwa langkah awal dalam membangun masyarakat adalah dengan menanamkan tauhid. Sebab yang diseru rasulullah saw. pertama kali di mekkah adalah tauhid, sebelum menyeru masalah-masalah lain.
Oleh karena itu, jama’ah sekalian, sudah waktunya kita kembali kejalan yang benar. Hindari paham sekulerisme yang membahayakan keyakinan dan amaliyah kita. Kita harus yakin bahwa nilai-nilai agama bisa diterapkan dibibang kehidupang apa saja. Karena agama diturunkan dimuka bumi memang untuk mengatur kehidupan manusia. Sudah seharusnya kita selalu berpijak kepada aturan-aturannya semoga allah membimbing kita semua. Amin [cp]

Khutbah Kedua Jum’at

اَلْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ وَ كَفَرَ. وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ سَيِّدُ الْإِنْسِ وَ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

اَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ الله اِتَّقُوْا الله وَ اعْلَمُوْا اَنَّ الله يُحِبُّ مَكَارِمَ الْأُمُوْرِ وَ يَكْرَهُ سَفَاسِفَهَا يُحِبُّ مِنْ عِبَادِهِ اَنْ يَّكُوْنُوْا فِى تَكْمِيْلِ اِسْلَامِهِ وَ اِيْمَانِهِ وَ اِنَّهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَ سَلَّمْتَ وَ بَارَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبَنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ .

Khutbah Jum’at: Meraih Cinta Allah

Khutbah Jum’at: Meraih Cinta Allah

  • Khutbah Jumat Ini sangat cocok dibawakan pada bulan Dzulhijjah
  • Oleh: Ceramahpidato.com

الحمد لله ربِّ العالمين والْعاقِبَةُ لِلْمُتَّقين ولا عُدْوانَ إلَّا عَلى الظَّالمِين

وأشهد أنْ لا إله إلاالله وحده لا شريك له ربَّ الْعالمين وإلَهَ المُرْسلين وقَيُّوْمَ السَّمواتِ والأَرَضِين وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوثُ بالكتابِ المُبين الفارِقِ بَيْنَ الهُدى والضَّلالِ والْغَيِّ والرَّشادِ والشَّكِّ وَالْيَقِين

والصَّلاةُ والسَّلامُ عَلى حَبِيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسلين و إمامِ المهتَدين و قائِدِ المجاهدين وعلى آله وصحبه أجمعين

فياأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل والتَّمَسُّكِ بهذا الدِّين تَمَسُّكًا قَوِيًّا

فقال الله تعالى في كتابه الكريم

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وقال الله تعالى

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,

Khutbah Jumat

Di penghujung tahun hijriah ini, marilah kita intropeksi terhadap keimanan dan ketakwaan kepada allah, jika grafiknya mengalami penurunan maka naikkanlah dengan melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi semua larangannya tanpa terkecuali. Kita memang harus berusaha meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan, karena hidup di dunia ini begitu singkat dan tanpa terasa umur kita semakin bertambah,yang berarti semakin dekat kita akan menghadapnya. Tetap pertahankan dan terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan karena hanya keduanya yang bisa kita bawa mati.

Hadirin jama’ah jum’at yang rahmati allah,

Ketika seorang muslim ditanya, “apakah anda mencintai allah?” Jawabanya pasti, ya. Seseorang mudah mengatakan cinta, akan tetapi untuk mewujudkan cintanya tidak semudah yang ia ucapkan. Ia butuh perjuangan dan pengorbanan yang tulus dan ikhlas, terlebih cintah kepada allah, untuk meraihnya penuh liku, ujian dan cobaan. Di samping itu cinta kepada allah yang agung itu, juga memiliki ukuran-ukuran tertentu dan uturan-aturan yang mesti dilakukan. Karena itu, kita jangan mudah tergoda setan, sehingga merasa mencintai allah, padahal perilaku kita penuh dengan kemunafikan dan sering melanggar aturan-aturannya
Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan tolok ukur sekaligus pertanda bahwa diri kita ini benar-benar mencintai allah: Pertama, tidak benci dan tidak takut mati,

Sudah di ambil

Seperti kita temui dalam kehidupan sehari-hari, bila seseorang mencintai saudaranya sesama muslim, tentu ia amat berharap dan selalu merindukan orang yang dicintainya itu. Begitu juga bila seseorang mencintai allah, namun ketika mengigat datangnya kematian ia merasa takut dan belum siap untuk pulang ke akhirat. Hal ini dibolehkan asal ketakutannya itu karena masih merasa banyak dosa yang belum terampuni atau nilai ibadanya yang masih banyak kekurangan, sehingga ia berusaha memperbaiki segala kekurangannya. Tetapi bagi orang telah menapai punaknya inta kepada allah, kematian justu menjadi kedambaan baginya, karena ia menganggap dunia ini kotor dan penuh fitnah, ia tidak tergiur sama sekali, yang di cintainya hanyalah allah swt.

Hadirin jama’ah jum’at dirahmati allah,

Kedua, yaitu mendahulukan apa yang dicintai allah dari pada apa yang ia cintai. Ketika seseorang hendak melakukan suatu perbuatan, maka yang harus direnungkan terlebih dahulu adalah, apakah perbuatan yang dilakukan itu diridhai allah apa tidak! bagi orang yang mencintai allah pasti lebih memilih perbuatan yang disenangi allah, meskipun bertolak belakang dengan keinginannya atau ajakan hawa nafsunya, karena ia tahu balasanya adalah surga. Sebagaimana janji allah swt,

اور جو شخص (دنیا میں) اپنے رب کے سامنے کھڑا ہونے سے ڈرا ہو گا اور نفس کو حرام خواہش سے روکا ہوگا۔ سو جنت اس کا ٹھکانہ ہوگا۔

Artinya:

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya. Qs. an-naziaat 40-41.

Nabi shalallahu alaihi wasalam juga bersabda, Orang cerdik adalah orang yang menundukkan hawa nafsunya dan beramal untuk hidup sesudah mati. Dan orang yang dungu adalah orang yang menuruti hawa nafsunya dan mengarapkan sesuatu angan-angan kosong kepada allah.
Ketiga, selalu berdzikir kepada allah,
Orang yang mencintai allah, lisannya selalu basah dengan dzikir. sedangkan hatinya tak pernah sunyi dari mengingat allah. Seperti halnya kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari, orang yang mencintai saudaranya sesama muslim tentu akan lebih banyak mengigat dan menyebutnya bahkan dengan hal-hal yang ada kaitanya dengan orang yang mencintainya itu, ia tak akan lupa. Demikian juga orang yang mencintai allah, ia selalu menyebutnya dan mengigat kebesaran kekuasaannya, ia juga orang yang mencintai al-qur’an dan mencintai rasulnya muhammad shalallaahu alaihi wasalam.
Allah berfirman: yang artinnya: Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai allah, ikutilah aku, nisca allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, allah maha pengampun lagi maha penyayang. Qs. ali imran 31.

Hadirin jama’ah jum’at yang dirahmati allah,

Keempat, senang menyendiri untuk tafakkur, munajat, mentelaah kitabnya, dan shalat tahajud.
Jika hati seseorang dipenuhi cinta kepada allah, maka ia akan berusaha membangun komunikasi batin dengannya melalui media tafakkur yaitu berfikir tentang tanda-tanda kekuasaan allah, baik yang terpampang di alam semesta yang luas (ayatul qauliyah) maupun yang tersurat dalam al-qur’an (ayatul qauliyah). Ia juga tidak melewatkan waktu tengah malam untuk munajat dan shalat tahajud. Semua itu dilakukan untuk mencapai kebahagian dan kenikmatan hakiki atas dasar cinta sejati kepada allah swt. serta meraih derajat terpuji disisinya, sebagaimana yang dijelaskan dalam al-qur’an: Artinya: Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajdlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.Qs al-isra’ 79.

Kelima, rela berkorban untuk yang dicintai,
Mencintai allah akan melahirkan sikap rela berkorban karena berkorban adalah konsekuensi dari rasa cinta kepada sesuatu.Cinta kepada keluarga berarti kita harus siap berkorban apa saja yang kita miliki.Apalagi kepada allah, berarti kita harus siap berkorban untuk membela syariatnya. Tidak hanya harta, tetapi nyawapun kita pertaruhkan: Artinya: Dan diantara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan allah; dan allah maha penyantun kepada hamba-hambanya. Qs. al-baqarah 207.

Apa yang menjadi alasan seseorang enggan berkorban di jalan allah? padahal apa pun yang kita miliki termasuk nyawa hakikatnya adalah milik allah, kita hanya mempunyai hak pakai. Dan yang harus kita pahami bahwa apa yang kita korbankan semata-mata hanya mencari ridhanya, bukan untuk tujuan lain. Bagi orang yang mukmin, berkorban di jalan allah adalah ukuran umum, untuk mengetahui kadar keimanan seseorang. Bagaimana ia dikatakan mukmin sejati, bila rumahnya bagus dan mewah sementara rumah-rumah ibadah terbengkalai tidak terurus.
apakah ia tetap dikatakan orang beriman, ketika ia menghambur-mamburkan uang, sementara masih banyak orang yang miskin dan anak-anak yatin yang butuh bantuan. Wujud cinta kepada allah adalah rela berkorban apa saja dijalan yang di ridhainya.
Keenam adalah merahasiakan cintanya,
Kebenaran cinta kepada allah tidak mesti harus dikatakan. Cinta tidak diukur dengan manisnya kata-kata tetapi ia dibuktikan dengan amal perbuatan nyata. Bahkan kecintaan yang diobral, diberitahukan kepada setiap orang, pertanda ia masih ragu dengan kecintaan itu sendiri. Apalagi kecintaan kepada allah, bila selalu diberitahukan kepada setiap orang, kita takut akan kemasukannya’ (pamer) yang begitu serta-merta akan menghapus semua bentuk pengakuan cinta tersebut. Cinta kepada allah harus di rawat dalam hati dan dan dinyatakan dalam realisasi takwa yang sebenarnya.

Hadirin jama’ah jum’at yang dimuliakan allah,

Setelah kita mengetahui tanda-tanda dan ukuran cinta kepada allah swt. mungkin di antara kita ada menggap berat untuk meraihnya. Tetapi sebenarnya tanda-tanda yang saya sebutkan adalah implementasi dari iman kita. Dengan mengetahui tanda-tanda tersebut kita menjadi tahu seberapa besar wujud cinta kita kepada allah swt. Mungkin sebagian sudah kita terapkan lalu bagaimana dengan bagian-bagian yang lain. Oleh karena itu berusahalah untuk meraihnya. Karena kecintaan kepada allah adalah realisasi dari keimanan yang menjadi hak allah. Dan apabila akar iman telah menghunjam kuat dalam hati maka ia akan berpengaruh dalam jiwa dan dalam seluruh aspek kehidupan, dan itu kita harapkan.
Dalam hal ini ada suatu teladan yang baik adalah kisah sahabat haritsah yang diriwajatkan oleh thabrani dan al-bazaar.
Suatu hari, ketika rasulullah shalallaahu alaihi wasalam berada ditengah-tengah sahabatnya, beliau bertanya kepada sahabat harutsah, artinya, “bagaimana keadaanmu wahai haritsah?” ia menjawab, “aku telah menjadi orang yang beriman secara hak (benar).” Rasul lalu bertanya kepadanya, “setiap yang hak memiliki hakekat, maka apa hakekat imanmu?” haritsah menjawab, “jiwaku telah tumpul dari (menikmati) dunia, bagiku sama saja antara emas dan debu (tanah), dan seakan-akan aku melihat ahli neraka di neraka sedang disiksa, seakan-akan aku melihat arsy tuhanku dengan jelas. untuk itu, aku begadang pada malamku dan akuberdahaga di siang hariku. “maka kepadanya rasulullah bersabda, “Wahai haritsah, engkau telah mengetahui maka tepatilah!” Lalu nabi bersabda, “(ia adalah) seorang hmba yang hatinya disinari oleh allah dengan cahaya iman.” lalu haritsah memohon, “wahai rasulullah, do’akanlah (aku) kepada allah agar (ia) memberiku rizki kesyahidan di jalannya.” Maka rasulullah shalallaahu alaihi wasalam mendo’akannya dan ia termasuk di antara syuhada (pada perang) badar.” (Hr. thabrani dan al-bazaar).

hadirin jama’ah jum’at yang dirahmati allah,

Dari kisah di atas kita ketahui, sahabat haritsah adalah salah seorang profil mukmin sejati yang benar-benar mencintai allah, mencintainya diatas segala-galanya. Kecintaannya yang hak menjadikannya tak mampu membedakannya antara nilai emas dan debu, dunia sangat tidak berarti bagi dirinya, karena ia sangat menikmati cintanya kepada allah subhannahullah ta’ala.
Mudah-mudahan allah menggerakkan hati kita untuk senantiasa cenderung dan cinta kepadanya, mentaati perintahnya dan menjauhi larangannya sehingga pada akhirnya kita tergolong di antara para mukminsejati yang benar-benar mencintai allah dan selalu menikmatinya. [cp]

Khutbah Kedua Jum’at

اَلْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ وَ كَفَرَ. وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ سَيِّدُ الْإِنْسِ وَ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

اَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ الله اِتَّقُوْا الله وَ اعْلَمُوْا اَنَّ الله يُحِبُّ مَكَارِمَ الْأُمُوْرِ وَ يَكْرَهُ سَفَاسِفَهَا يُحِبُّ مِنْ عِبَادِهِ اَنْ يَّكُوْنُوْا فِى تَكْمِيْلِ اِسْلَامِهِ وَ اِيْمَانِهِ وَ اِنَّهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَ سَلَّمْتَ وَ بَارَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبَنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ .

 

Pidato Lengkap Mendikbud Pada Hari Guru Nasional 2016

Pidato Lengkap Mendikbud Pada Hari Guru Nasional 2016 – Sahabat Cerpi pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan share informasi mengenai Transkrip Pidato Lengkap Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anis Baswedan Pada Peringatan Hari Guru Nasional 25 Nopember 2016.

contoh pidato

Surat untuk Ibu dan Bapak Guru Dari Mendikbud

Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati dan muliakan,

Semoga Ibu dan Bapak Guru dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh semangat saat surat ini menemui Ibu dan Bapak sekalian. Seiring dengan peringatan Hari Guru ini, atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi kepada Ibu dan Bapak Guru semua yang telah mengemban tugas mulia serta mengabdi dengan hati dan sepenuh hati. Izinkan saya dengan rendah hati menyampaikan rasa hormat, rasa terima kasih, dan rasa bangga atas pengabdian Ibu dan Bapak sekalian.

Menjadi guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah sebuah kehormatan. Ibu dan Bapak Guru telah memilih jalan terhormat, memilih hadir bersama anak-anak kita, bersama para pemilik masa depan Indonesia. Ibu dan Bapak Guru telah mewakili kita semua menyiapkan masa depan Indonesia. Mewakili seluruh bangsa hadir di kelas, di lapangan, bahkan sebagian harus mengabdi dengan fasilitas ala kadarnya demi mencerahkan dan membuat masa depan yang lebih baik untuk anakanak kita. Saya ingin menggarisbawahi bahwa persiapan masa depan bangsa dan negara Indonesia ini dititipkan pada Ibu dan Bapak Guru.

Saya menyadari masih banyak tanggung-jawab pemerintah pada Guru yang belum ditunaikan dengan tuntas. Kita harus mengakui bahwa bangsa ini belum menempatkan guru sebagaimana seharusnya. Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Saya percaya bahwa cara kita memperlakukan guru hari ini adalah cermin cara kita memperlakukan persiapan masa depan bangsa ini. Kita harus mengubah diri, kita harus meninggikan dan memuliakan guru. Pemerintah di semua level harus menempatkan guru dengan sebaik-baiknya dan menunaikan secara tuntas semua kewajibannya bagi guru. Pekerjaan rumah pemerintah, di semua level masih banyak, mulai dari masalah status kepegawaian, kesejahteraan, serta hal-hal lainnya yang berhubungan dengan guru harus dituntaskan.

Meskipun demikian, dibalik semua permasalahan yang ada, pendidikan harus tetap berjalan dengan baik. Di pundak Guru, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, ada wajah masa depan kita. Setiap hari Ibu dan Bapak Guru menemui wajah masa depan Indonesia, dan di ruang-ruang kelas itulah anak-anak bersiap bukan saja untuk menyongsong tetapi juga untuk memenangkan masa depan.

Hari-hari di depan kelas tentu menyedot energi. Anak-anak yang menuntut perhatian. Tugas-tugas Guru yang menumpuk. Masih banyak ruang kelas yang tak memadai, fasilitas belajar yang ala kadarnya, atau suhu udara yang tidak selalu bersahabat, ibu dan bapak guru yang saya hormati, teruslah hadir membawa senyum; berbekal kerahiman, songsonglah anak-anak bangsa ini dengan kasih sayang; hadirlah dengan hati dan sepenuh hati.

Kita semua sadar bahwa pendidikan adalah ikhtiar fundamental dan kunci untuk kita dapat memajukan bangsa. Potensi besar di Republik ini akan dapat dikembangkan jika manusianya terkembangkan dan terbangunkan. Kualitas manusia adalah hulunya kemajuan dan pendidikan adalah salah satu unsur paling penting dalam meningkatkan kualitas manusia.

Pada kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk melihat pendidikan bukan semata-mata urusan negara, urusan pemerintah. Tanpa mengurangi peran negara, karena negara masih harus menyelesaikan tanggung-jawab yang belum tuntas dan meningkatkan kinerjanya, saya mengajak semua warga bangsa Indonesia untuk ikut bekerja sama demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Ya, secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik.

Saya mengajak semua kalangan, mari terlibat untuk membantu sekolah, guru, madrasah, balai belajar, dan taman belajar. Kita terlibat untuk mendorong kemajuan pendidikan. Untuk itu pula, kepada Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan mari kita bukakan pintu lebar-lebar. Kita mengajak dan member ruang kepada masyarakat untuk ikut terlibat, memikirkan, dan berbuat untuk kemajuan dunia pendidikan kita.

Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan,

Potret Indonesia hari ini adalah potret hasil dunia pendidikan di masa lalu. Potret dunia pendidikan hari ini adalah potret Indonesia masa depan. Jadikan rumah kita dan sekolah kita menjadi zona berkarakter mulia. Izinkan anak-anak kita merasakan rumah yang membawa nilai kejujuran. Izinkan anak-anak kita merasakan sekolah yang guru-gurunya adalah teladan. Biarkan anak-anak kita mengingat Kepala Sekolahnya dan seluruh Tenaga Kependidikan di sekolahnya sebagai figur-figur bersih dan terpuji karakternya.

Bayangkan Ibu dan Bapak Guru yang terhormat, kelak anak-anak kita akan hidup di era baru. Mereka hidup di era yang korupsi sudah dianggap sebagai sesuatu yang basi, sesuatu yang bukan lagi kelaziman, dan tidak semata-mata dipandang sebagai persoalan pelanggaran hukum, tetapi lebih dari itu korupsi menyangkut persoalanharkat dan martabat kemanusiaan.

Pada suatu saat, ketika anak-anak kita, murid-murid itu telah dewasa dan berkiprah di dalam masyarakat, mereka kelak bisa bertutur, “Saya belajar jujur, dan belajar integritas dari Guru”. Seraya, nama Ibu/Bapak Guru disebut. Ibu dan Bapak Guru mungkin saja tidak mendengar langsung ucapan-ucapan itu, tetapi yakinlah bahwa melalui anak didik yang meneladani Ibu/Bapak Guru itulah aliran pahala untuk Ibu dan Bapak tidak akan pernah berhenti. Pahala yang tiada henti-hentinya melalui anak-anak didik yang menjadi manusia berkarakter mulia, yang menjalani hidup dengan kejujuran dan berintegritas. Karakter memang tidak cukup diajarkan melalui lisan dan tulisan. Karakter diajarkan melalui teladan. Oleh karena itu, Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan, jadilah figur-figur yang diteladani oleh murid-murid dan lingkungannya.

Akhirnya, kepada seluruh Guru, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, saya sampaikan apresiasi. Sekali lagi, atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih. Ikhtiar mulia ini harus kita teruskan. Suatu saat kelak, Ibu dan Bapak Guru dapat melakukan refleksi atas apa yang sudah dijalani sambil bersyukur bahwa di saat Indonesia sedang mengubah wajahnya menjadi lebih baik, lebih bersih, lebih jujur, lebih cerdas, lebih kreatif, dan lebih cerah, Ibu dan Bapak Guru memegang peran penting. Kelak Ibu dan Bapak dapat berkata, “Saya disana, saya terlibat. Sekecil apapun saya ikut mendidik generasi lebih baik. Saya ikut melahirkan generasi baru dan ikut berkontribusi membuat wajah Indonesia yang lebih cemerlang, dan membanggakan.” Selamat meneruskan pengabdian mulia, selamat menginspirasi, dan Selamat Hari Guru.

Salam hangat,

Anies Baswedan

Khutbah Jumat: Ujian Keimanan

Khutbah Jumat: Ujian Keimanan

  • Khutbah Jumat Ini sangat cocok dibawakan pada bulan Dzulkaidah
  • Oleh: Ceramahpidato.com

الحمد لله ربِّ العالمين والْعاقِبَةُ لِلْمُتَّقين ولا عُدْوانَ إلَّا عَلى الظَّالمِين

وأشهد أنْ لا إله إلاالله وحده لا شريك له ربَّ الْعالمين وإلَهَ المُرْسلين وقَيُّوْمَ السَّمواتِ والأَرَضِين وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوثُ بالكتابِ المُبين الفارِقِ بَيْنَ الهُدى والضَّلالِ والْغَيِّ والرَّشادِ والشَّكِّ وَالْيَقِين

والصَّلاةُ والسَّلامُ عَلى حَبِيبِنا و شَفِيْعِنا مُحمَّدٍ سَيِّدِ المُرْسلين و إمامِ المهتَدين و قائِدِ المجاهدين وعلى آله وصحبه أجمعين

فياأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل والتَّمَسُّكِ بهذا الدِّين تَمَسُّكًا قَوِيًّا

فقال الله تعالى في كتابه الكريم

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وقال الله تعالى

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,

Khutbah Jumat

Pada kesempatan yang berbahagia ini tidak lupa saya berpesan khususnya kepada diri saya dan umumnya kepada jama’ah sekalian. Marilah kita pergunakan sisa umur yang masih ada ini untuk selalu tetap dan terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada allah swt., dengan cara melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi semua larangannya. Imam ini harus kita jaga dari hal-hal yang bisa menyebabkan yang bisa merusaknya, karena imam yang kita miliki akan selalu diuji.

Hadirin jama’ah jum’at yang berbahagia!

Pada kesempatan jum’at ini, marilah kita merenungkan salah satu firman allah dalam surat al-ankabut ayat2 dan 3; apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “kami telah beriman,” sedang mereka tidak diuji lagi? dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta.”
Ayat ini menjelaskan bahwa salah satu konsekuensi pernyataan imam kita adalah kita harus siap menghadapi ujian yang diberikan oleh allah swt. kepada kita, hal itu bertujuan untuk membuktikan sejauh mana kebenaran dan kesungguhan kita dalam menyatakan imam. Apakah imam kita itu betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati, atau sekedar ikut-ikutan yang tidak tahu arah dan tujuannya, atau pernyataan imam kita didorong oleh kepentingan sesaat, ingin mendapatkan kemenangan dan tidak mau menghadapi kesulitan seperti yang digambarkan allah swt. dalam surat al-ankabut ayat 10:

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ فَإِذَا أُوذِيَ فِي اللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ النَّاسِ كَعَذَابِ اللَّهِ وَلَئِن جَاءَ نَصْرٌ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ ۚ أَوَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِي صُدُورِ الْعَالَمِينَ

Artinya:

Dan diantara manusia ada orang yang berkata, “kami beriman kepada allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada allah, ia mengaggap fitnah manusia itu sebagai azab allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “sesungguh-nya kami adalah besertamu.” Bukankah allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?”

Hadirin jama’ah jum’at yang berbahagia!

Semua orang beriman pasti akan diuji sesuai dengan kadar keimannya. Semakin tinggi iman seseorang semakin berat ujiannya. Ibarat pohon, semakin tinggi, semakin kencang angin menerpanya. Sebagaiman yang jelaskan dalam hadist yang artinya: Dari mush’ab bin sa’ad dari bapaknya berkata, aku bertanya, “Ya rasulullah! siapakah yang paling berat ujiannya?” beliau menjawab “Para nabi, kemudian orang-orang yang semisalnya, kemudian orang yang semisalnya. Seseorang akan diuji sesuai kadar agamanya. Jika agamanya kuat, maka ujiannya akan bertambah berat. Jika agamanya lemah maka akan diuji sesuai kadar kekuatan agamnya.” Hr. tirmidzi, an-nasai, ibnu majah; shahih menurut al-albani.

Apabila kita sudah menyatakan iman dan kita mengharapkan balasan dari imam yang kita miliki yaitu surga, maka marilah kita bersiap-siap untuk menghadapi ujian berat yang akan diberikan allah, dan bersabarlah kala ujian itu, karena besarnya ujian diukur dengan kekuatan iman kita, kita mesti yakin akan mampu menghadapinnya, tentunya dengan selalu memohon pertolongan kepada allah. Kita tidak bisa terlepas dari ujian iman karena merupakan bagian proses pencapaian dan meraih balasan surga. Allah swt.memberikan sindiran pada kita, yang ingin masuk surga tanpa melewati ujian yang berat.
Apakah kalian mengira akan masuk surga sedangkan belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncagkan (dengan bermaam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan allah?” Ingatlah, sesungguh-nya pertolongan allah itu amat dekat.” (Qs. al-baqarah 214).
Rasulullah shallallaahu alaihi wasalam mengisahkan betapa beratnya perjuangan orang-orang dulu dalam perjuangan mereka mempertahankan iman, sebagaimana dituturkan kepada sahabat khabbab ibnul arats radhiallaahu anhu.
Sungguh telah terjadi kepada orang-orang sebelum kalian, ada yang disisir dengan sisir besi (sehingga) terkelupas daging dari tulang-tulangnya, akan tetapi itu tidak memalingkannya dari agamanya, dan ada pula yang diletakkan di atas kepalanya gergaji sampai terbelah dua, namun itu tidak memalingkannya dari agamanya. (Hr. bukhari).
Cobalah untuk kita renungkan! apa yang telah kita lakukan untuk membuktikan keimanan kita ini? apa yang telah kita korbankan untuk memperjuangkan aqidah dan iman? bila kita memperhatikan perjuangan saw. dan orang-orang terdahulu dalam mempertahankan iman, betapa mereka rela mengorbankan harta, tenaga, pikiran mereka, bahkan nyawapun mereka korbankan untuk itu. Rasanya iman kita ini belum seberapanya atau bahkan tidak ada artinya bila dibandingkan dengan iman mereka. Apakah kita tidak malu untuk meminta balasan yang besar dari allah sementara pengorbanan kita sedikit pun belum ada.

Hadirin sidang jum’at yang dimuliakan allah,

Ujian yang diberikan oleh allah kepada manusia bermacam-macam bentuknya, paling tidak ada empat macam yang dialami oleh orang-orang, terdahulu.
Pertama, ujian yang berbentuk perintah untuk dilaksanakan. Misalnya perintah allah kepada nabi ibrahim alaihissalam untuk menyembelih putranya yang sangat ia cintai. Ini adalah satu perintah yang betul-betul berat dan mungkin tidak masuk akal. Bagaimana seorang bapak harus menyembelih anaknya yang sangat dicintai, padahal anaknya itu tidak melakukan kesalahan apapun. Sungguh ini ujian yang sangat berat sehingga allah sendiri mengatakan:

إِنَّ هذا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبينُ

Artinya:

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (Qs. ash-shaffat 106)

Dari kisah ini bisa kita lihat bagaimana kwalitas iman nabi ibrahim as. yang benar-benar sudah tahan uji, sehingga dengan segala ketabahan dan kesabarannya perintah yang sedemikian berat tetap dijalankan dengan hati yang ridha. Pantaslah kiranya beliau mendapatkan gelar khalilullah (kekasih allah).
Apa yang dilakukan oleh nabi ibrahim dan puteranya adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita, dan sangat perlu kita tauladani, karena sebagaimana yang kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali perintah allah yang kita anggap berat, dengan berbagai alasan kita berusaha untuk tidak melaksanakannya. Sebagai contoh, allah telah memerintahkan kepada para aghniya (kalangan orang-orang yang mampu) untuk melaksanakan kewajiban zakat, namun basih banyak orang yang enggan membayarnya karena berbagai macam alasan. Padahal zakat sudah menjadi kewajiban mereka dan menjadi hak orang-orang yang tidak mampu.
Allah swt. berfirman:

وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

Artinya:

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. Qs. adzaariyat 19.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Artinya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala disisi tuhannya. Tidak ada kekhwatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Qs. al-baqarah 277.

Akibat dari keengganan mereka membayar zakat terjadilah kesenjangan sosial antara si miskin dan si kaya yang berakibat kepada tindakan kriminal, seperti pencurian, perampokan dan saling fitnah. Bukankah kita tahu bahwa hidup ini terasa lengkap apabila kita bisa melengkapi kekurangan orang lain, hidup ini terasa punya arti jika kita mampu memberikan manfaat kepada sesama. Mereka yang enggan membayar zakat adalah termasuk orang-orang yang mendustakan agama.
Yang kedua, ujian yang berbentuk larangan untuk ditinggalkan seperti halnya yang terjadi pada nabi yusuf alaihissalam yang diuji dengan seorang perempuan cantik, istri seorang pembesar di mesir yang mengajaknya berzina dan kesempatan itu sudah sangat terbuka. Ketika keduanya sudah tinggal berdua dirumah dan si perempuan itu telah mengunci seluruh pintu. Namun nabi yusuf alaihissalam membuktikan kwalitas imannya, ia berhasil meloloskan diri dari godaan perempuan itu. Padahal sebagaimana pemuda umumnya ia mempunyai hasrat kepada wanita. Ini artinya ia telah lulus dari ujian atas imannya.
Sikap nabi yusuf alaihissalam ini harus kita ikuti. Terutama oleh para pemuda muslim zaman sekarang, di saat pintu-pintu kemaksiatan terbuka lebar, pelacuran merebak di mana-mana, pergaulan bebas, minuman keras dan obat-obat terlarang sudah merambah berbagai lapisan masyarakat, sampai-sampai anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar pun sudah ada yang kecanduan. Perzinaan seakan sudah menjadi kebiasaan bagi para pemuda, sehingga tak heran bila menurut sebuah penelitian, bahwa di kota-kota besar enam dari sepuluh remaja putri sudah tidak perawan lagi.
Di antara akibatnya, setiap tahun sekitar dua juta bayi dibunuh dengan cara aborsi, atau dibunuh beberapa saat setelah si bayi lahir. Keadaan seperti itu diperparah dengan semakin banyaknya media cetak dan situs-situs internet yang berlomba-lomba memamerkan aurat wanita, juga media elektronik yang mengemas acara-acaranya dengan menayangkan tontonan yang bisa membangkitkan gairah seksual para remaja. Pada kondisi semacam inilah seharusnya para pemuda muslim mencontoh sikap nabi yusuf alaihissalam. Para memuda muslim harus selalu siap siaga menghadapi godaan demi godaan yang akan menjerumuskan dirinya ke jurang kemaksiatan. Rasullah saw. telah menjanjikan kepada siapa saja yang menolak ajakan untuk berbuat maksiat, ia akan diberi perlindungan di hari kiamat nanti sebagaimana sabdanya; yang artinya: Tujuh (orang yang akan dilindungi allah dalam lindungan-nya pada hari tidak ada perlindungan selain perlindungannya, dan seorang laki-laki yang diajak oleh seorang perempuan terhormat dan cantik, lalu ia berkata aku takut kepada alla.” Hr. bukhari muslim.

Yang ketiga, ujian yang berupa musibah seperti yang terkena penyakit, ditinggalkan orang yang dicintai dan sebagainya. Sebagai contoh, nabi ayyub alaihissalam yang diuji oleh allah dengan penyakit yang sangat buruk sehingga tidak ada sebesar lubang jarum pun dalam badannya yang selamat dari penyakit itu selain hatinya, seluruh hartanya telah habis tidak tersisa sedikit pun untuk biaya pengobatan penyakitnya dan untuk nafkah dirinya, seluruh kerabatnya meninggalkannya, tinggal isterinya yang setia menemaninya dan mencarikan nafkah untuknya. Musibah ini berjalan selama delapan belas tahun, sampai pada saat mencapai punak sakitnya dan sulit sekali baginya ia memelas sambil berdo’a kepada allah yang artinya: Sesungguhnya aku tertimpa kemelaratan,wahai zat yang maha mengasihi dan menyayangi. Tafsir ibnu katsir, 4 hal 51.
Dan ketika itu allah mengabulkan doanya kemudian memerintahkan nabi ayyub alaihissalam untuk mengayunkan kakinya ke tanah, allah mengeluarkan mata air dan allah menyuruhnya untuk minum dari air itu, maka hilanglah seluruh penyakit yang ada di bagian dalam dan luar tubuhnya.
Begitulah ujian allah yang ditimpakan kepada nabi ayyub. Selama delapan belas tahun ditinggalkan oleh sanak saudara merupakan perjalanan hidup yang sangat berat. Namun disini nabi ayyub alaihissalam membuktikan ketangguhan imanya. Tidak sedikit pun ia merasa menderita dan tidak terbetik pada dirinya untuk meninggalkan imamnya. Iman seperti ini jelas tidak dimiliki oleh banyak saudara kita yang tega menjual iman dan menukar aqidahnya dengan sekantong beras dan sebungkus sarimi, atau dengan kekuasaan, karena tidak tahan menghadapi kesulitan hidup yang mungkin tidak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang dialami oleh nabi ayyub alaihissalam ini.

Hadirin jama’ah jum’at rahimakumullah,

Yang keempat, ujian lewat tangan orang-orang kafir dan orang-orang yang tidak menyenangi islam. Apa yang dialami oleh nabi muhammad saw. dan para sahabatnya terutama ketika masih berada di mekkah kiranya cukup menjadi pelajaran bagi kita. Betapa keimanan itu diuji dengan berbagai cobaan berat yang menuntut pengorbanan harta benda bahkan nyawa. Di antaranya apa yang dialami rasulullah diakhir tahun ketujuh kenabian, ketika orang-orang quraisy bersepakat untuk memutuskan apa pun dengan rasulullah saw. beserta bani abdul muththalib dan bani hasyim yang melindunginya, kecuali jika kedua suku itu bersedia menyerahkan rasulullah saw. untuk dibunuh. Rasulullah saw. bersama orang-orang yang membelanya terkurung selama tiga tahun. Mereka mengalami kelaparan dan penderitaan yang hebat. (dr. akram dhiyaal-‘umari, as-sirah an-nabawiyyah ash-shahihah, jus 1 hal.182).
Apabila kita telusuri lebih jauh, masih banyak riwayat yangmenceritakan ujian yang dialami rasulullah baik kehidupan pribadinya maupun ketika menyampaikan ajaran agama islam. Teror fisik, embargo ekonomi dan lain-lain kerap datang dari musuh-musuh beliau. Namun berkat ketabahan dan kesabarannya islam tersebar di muka bumi, mampu merubah peradaban manusia yang asalnya jahiliah menjadi islam. Sebuah tatanan kehidupan yang berlandaskan nila-nilai keimanan dan ketakwaan kepada allah swt. serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral kemanusiaan.
Demikian khutbah yang saya sampaikan pada kesempatan jum’at kali ini, mudah-mudahan jadi tambahan ilmu bagi kita semua yang hidup di alam modern yang penuh dengan tantangan dan ujian keimanan. Amin. [cp]

Khutbah Kedua Jum’at

اَلْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ وَ كَفَرَ. وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ سَيِّدُ الْإِنْسِ وَ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

اَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ الله اِتَّقُوْا الله وَ اعْلَمُوْا اَنَّ الله يُحِبُّ مَكَارِمَ الْأُمُوْرِ وَ يَكْرَهُ سَفَاسِفَهَا يُحِبُّ مِنْ عِبَادِهِ اَنْ يَّكُوْنُوْا فِى تَكْمِيْلِ اِسْلَامِهِ وَ اِيْمَانِهِ وَ اِنَّهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَ سَلَّمْتَ وَ بَارَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبَنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ .

Contoh Pidato Amanat Pembina Upacara SD Terbaru 2016

Contoh Pidato Amanat Pembina Upacara SD Terbaru 2016 Dalam hubungannya dengan peserta didik, komunikasi yang efektif dapat mendorong peserta didik berhasil dalam pembelajaran, dan secara tidak langsung telah membantu anak-anak membentuk pribadi yang mandiri dan penuh percaya diri. Berdasarkan gambaran itu, maka tidak ada alasan kalau guru tidak bisa berkomunikasi kalau diminta menjadi pembina upacara, toh yang mendengar isi pidato yang disampaikan adalah rekan kerja dan peserta didik yang sudah terbiasa berintreaksi dengan guru yang bersangkutan.

contoh pidato

Contoh Pidato I

Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Asshalaatu Wassalaamu ‘ala asyrafil ambiya wal mursalin wa’ala alihi wa ashabihi ajmai’in. ‘amma ba’du.

Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah Beserta Staf

Yang saya hormati Dewan Guru

Dan yang saya sayangi siswa-siswi Semuanya.

Pada pagi hari ini kita bersama-sama berkumpul di halaman sekolah adalah dalam rangka melaksanakan upacara bendera.

Upacara bendera sangat penting karena dengan melaksanakan upacara bendera berarti kita menghormati bendera negara RI. Siapa lagi yang menghormati bendera RI kalau bukan warga negara Indonesia. Seperti yang kita ketahui bahwa bendera adalah salah satu simbol negara. Ada beberapa simbol negara misalnya, garuda, ideologi, Pancasila, UUD’45, bendera merah putih, presiden dan lain sebagainya.

Upacara bendera adalah penghormatan simbol negara yang berarti juga menghormati negara RI. Bendera RI berwarna merah putih. Di dunia ini tidak ada yang benderanya sama. Tapi kalau hanya mirip mungkin ada. Misalnya bendera merah putih dengan bendera Monaco.

Manusia juga tidak ada yang sama, kalau mirip mungkin ada misalnya dua anak kembar memiliki perbedaan sidik jari, atau yang satu ada tahi lalatnya yang satu lagi tidak.

Ada yang mengatakan bahwa bendera RI adalah berasal dari bendera Belanda yaitu merah putih biru yang di sobek birunya menjadi merah putih. Ada yang mengatakan bendera merah putih berasal dari kerajaan Majapahit di Jawa Timur pada abad ke 13.

Terlepas dari benar atau salah tentang asal-usulnya, bahwa bendera RI tidak sama dengan bendera lainnya. Bendera merah putih berskala 3:4 (tiga banding empat) sedangkan Monaco 4:5 (empat banding lima), sehingga bendera RI kelihatan lebih panjang dibandingkan dengan bendera Monaco.

Manfaat lain dari upacara bendera adalah untuk kesehatan, melatih disiplin.

Dengan berdiri di lapangan yang disinari oleh sinar matahari pagi maka akan menyehatkan tulang, kulit, dan badan, karena sinar matahari pagi mengandung pro-vitamin D.

Upcara bendera melatih disiplin karena bila sudah ada aba-aba dari pemimpin upacara, maka seluruh peserta upacara mengikutinya.. bila aba-aba istirahat di tempat maka semuanya istirahat di tempat. Bila aba-aba siap maka semuanya dalam posisi siap.

Disiplin adalah salah satu karakter atau akhlak yang mulia. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa karakter adalah salah satu unsur pokok dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

Buat apa siswa pintar tapi akhlaknya tidak baik. Tapi yang lebih baik adalah siswa yang pintar dan akhlaknya juga baik.

Demikian amanat pembina upacara pada hari Senin ini, mohon maaf bila terdapat kekurangan atau kesalahan. Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.

Contoh Pidato II

Assalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Asshalaatu Wassalaamu ‘ala asyrafil ambiya wal mursalin wa’ala alihi wa ashabihi ajmai’in. ‘amma ba’du.

Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah Beserta Staf

Yang saya hormati Dewan Guru Dan yang saya sayangi Siswa-Siswi Semuanya.

Pada pagi hari ini kita bersama-sama berkumpul di halaman sekolah adalah dalam rangka melaksanakan upacara bendera. Sebagai kegiatan rutin pada setiap hari Senin pagi, mengawali kegiatan belajar mengajar pada awal pekan ini.

Kegiatan belajar mengajar adalah termasuk dzikir atau kegiatan ibadah kepada Allah sebagai mana firman Allah swt. dalam surat al-Nahl: 43:

فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.

Dzikir di sini berarti ilmu pengetahuan. Arti dzikir yang lain adalah:

Menyebut Asma Allah.

..فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ

“Maka sebutlah nama Allah (al-Hajj:32)”

Arti dzikir selanjutnya adalah mengingat Allah:

وَاذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ

Ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa (al- Kahfi :24)

Arti dzikir berikutmya adalah membaca al-Quran

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami lah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kamilah yang memeliharanya.” (al-Hijr: 9)

Selanjutnya adalah Dzikir dalam arti Shalat sebagai mana firman Allah dalam Surat Thaha: 14

وَأَقِمِ الصَّلاةَ لِذِكْرِي

Dan dirikanlah shalat dalam rangka dzikir pada Ku

Siswa-siswi yang berbahagia, berdasarkan dalil-dalil tadi maka marilah kita niat dalam hati bahwa menuntut ilmu adalah dalam rangka dzikir atau ibadah kepada Allah swt. Demikian amanat pembina upacara pada hari Senin ini, mohon maaf bila terdapat kekurangan atau kesalahan.

Hadanallah wa iyyaakum ila shiraatim mustakim.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah wa barakatuh.

Contoh Pidato Visi Misi Calon Ketua OSIS Terbaru Terbaik

Contoh Pidato Visi Misi Calon Ketua OSIS Terbaru Terbaik – Sahabat Cerpi pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan berbagi artikel mengenai contoh Pidato Visi Misi Calon Ketos atau Ketua Osis Terbaru berkualitas dan terlengkap. Saat menjadi calon ketua dan wakil ketua OSIS, kita tentunya harus membuat sebuah visi dan misi yang mampu menarik perhatian pemilih untuk memilih kita menjadi ketua dan wakil ketua OSIS. Visi dan misi tersebut tentunya harus dapat dipertanggung jawabkan agar terwujudnya sebuah tujuan yang diinginkan oleh seluruh warga sekolah tersebut.

Berikut inilah contoh visi dan misi ketua dan wakil ketua OSIS beserta kata pengantar dan kata penutupnya:

KATA PENGANTAR

Selamat pagi suster, bapak/ibu guru serta teman-teman semua. Pada pagi hari ini kami mengucapkan syukur karena telah diberikan kepercayaan menjadi kandidat ketua osis dan wakil ketua osis. Dan pada hari ini juga kami akan menyampaikan visi, misi, serta motto kami.

pidato osis

VISI DAN MISI KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS

VISI:

Menjadikan SMAK menjadi SMA yang berkualitas, berprestasi, aktif, inovatif, bertanggung jawab dan dilandasi oleh iman.

MISI:

  1. Menumbuh kembangkan keimanan dan ketaqwaan pada Tuhan YME melalui pembinaan rohani dan kegiatan keagamaan.
  2. Menghasilkan kader yang mampu menunjukkan identitas dan eksistensi dalam akademik maupun keorganisasian.
  3. Menumbuhkan rasa kekeluargaan antar siswa
  4. Meningkatkan kedisiplinan siswa dalam berbagai kegiatan
  5. Menegaskan kembali peraturan berkarakter yang melenceng salah satunya seperti cara berpakaian.
  6. Meningkatkan kembali kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekolah.
  7. Mengembangkan kreatifitas, bakat, minat, dan potensi siswa melalui kegiatan-kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler, dan berbagai organisasi yang ada.
  8. Mengoptimalkan fungsi dan peranan OSIS, serta meningkatkan kinerja dan kerja sama khususnya dalam organisasi siswa.
  9. Melanjutkan program OSIS sebelumnya yang belum terselesaikan atau yang belum dilaksanakan.
  10. Memajukan SMAK untuk lebih berprestasi di segala bidang melalui semua program yang akan dibuat maupun program OSIS sebelumnya.

MOTTO

Kami memberikan bukti, bukan janji.

KATA PENUTUP

Sekian visi & misi kami sebagai kandidat calon ketua osis dan wakil ketua osis. Dan apabila kami diberikan kepercayaan sebagai ketua osis dan wakil ketua osis, kami akan menjalankan program-program kami dengan baik sesuai dengan visi dan misi kami. Demikian yang bisa kami sampaikan dan kami ucapkan terimakasih.

Demikianlah artikel mengenai contoh pidato Visi Misi Calon Ketua Osis Terbaru tahun 2016, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[cp]

Contoh Naskah Siaran Radio

Contoh Naskah Siaran Radio – Sahabat sekalian pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan berbagi artikel mengenai contoh Naskah siaran Radio, langsung saja disimak contoh naskah siaran radio dibawah ini:

Teks Siaran Radio

Selamat pagi para pendengar Radio Doski yang setia. Seperti biasa sore hari ini saya Astri, akan menemani Anda sampai 60 menit ke depan dalam acara Bagi-Bagi Informasi. Kali ini Astri ingin membagi informasi pada pendengar semua berkaitan dengan ”Kemajuan Teknologi Mainan”. Okay, sebelumnya dan sebagai pembuka acara pada pagi yang cerah ini, Astri persembahkan terlebih dahulu untuk Anda sebuah lagu berikut ini.

naskah siaran radio

Saudara pendengar, mudah-mudahan Anda masih tetap setia pada frekuensi 98,7 FM Radio Doski yang dipancarkan di Jalan Melati 2 Bandung. Saudara, sebetulnya banyak anak-anak yang menyukai anjing sebagai binatang piaraannya, dibandingkan binatang lain, seperti kucing, ikan, burung, dll. Tapi, dengan berbagai pertimbangan seperti sudut pandang sosial, kesehatan, maupun religi, banyak orang tua tidak mengizinkan anak-anaknya memelihara anjing di rumah mereka. Tapi faktor yang dominan adalah memelihara anjing tidak semudah dan segampang binatang lainnya.

Saudara pendengar, sekarang Anda sebagai orang tua tidak perlu lagi khawatir atas keinginan putra-putri Anda untuk memelihara seekor anjing. PT Sony Elektronik baru-baru ini mengeluarkan produk baru, mainan anak-anak dengan teknologi canggih yang diberi nama Aibo. Aibo adalah seekor anjing elektronik atau robot berbentuk anjing sangat cerdas, yang dapat Anda hadiahkan kepada anak Anda pengganti anjing sesungguhnya. Saudara, seperti layaknya seekor anjing, bila kita sentuh bagian tertentu Aibo akan melakukan gerakan-gerakan yang lucu, seperti menggerak-gerakkan ekornya, menggonggong, mengangguk-angguk, dan lain-lain. karena pada bagian-bagian tertentu Aibo dilengkapi sensor khusus, sebagai alat kendali sehingga Aibo dapat bereaksi seperti halnya seekor anjing sesungguhnya.

Ada satu hal lagi saudara pendengar, Aibo dapat kita beri nama sesuai keinginan kita. Melalui suatu program khusus Aibo dapat mengenal suara seseorang yang dianggap majikannya. Aibo akan berjalan dan mendekati suara yang memanggilnya. Soalnya, Aibo dilengkapi sensor inframerah dan kamera digital di kepalanya, hingga dia tahu di mana asal suara berada. Seperti halnya seekor anjing sungguhan yang selalu setia mengikuti majikannya. Saudara sekalian, memang harga robot mainan ini cukup mahal untuk ukuran penghasilan orang Indonesia. Tapi demi kasih saying kita pada anak, kadang harga tidaklah menjadi penghalang, sebab mahal dan tidaknya sesuatu demi cinta kasih kita pada anak menjadi sangat relatif.

Baiklah saudara sebelum kita lanjutkan pada info-info berikutnya, Astri akan putarkan lagu kedua, untuk Anda semua pada pagi hari ini. Sebuah lagu kenangan, dan mudah-mudahan dengan lagu ini akan mengingatkan Anda akan masa lalu Anda yang bahagia.[cp]

Contoh Undangan Khitanan 2016

Contoh Undangan Khitanan 2016 –  Sahabat Sekalian, pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan share artikel mengenai contoh Undangan Kithanan atau contoh Undangan Pengislaman. Khitan, adalah bentuk mashdar (kata dasar) dari khatana, yang artinya memotong. Al-Khitaan, Al-Ikhtitaan, adalah isim (kata benda) dari fi’il (kata kerja) al-khaatin, atau sebutan tempat yang dikhitan, yaitu kulit yang tersisa setelah dipotong. (Al-Isawi, 2008).menurut istilah khitan pada laki-laki adalah memotong kulit yang menutupi ujung kemaluan laki-laki yang disebut dengan Qulfah, agar tidak terhimpun kotoran di dalamnya, dan juga agar dapat menuntaskan air kencing, serta tidak mengurangi nikmatnya jima’ suami isteri. Secara spesifik, beberapa ulama membagi khitan menjadi 2 jenis, yakni i’dzaar dan khafdh. Dan Imam Nawawi menyebutkan, bahwa i’dzaar itu khitan pada lelaki, sedangkan khafdh hanya khusus pada khitan wanita. Demikian pula, Al-Jauhari menyebutkan, bahwa kata khafdh memang dikhususkan untuk khitan pada wanita.

Berikut ini Contoh Undangan Khitanan Terbaru dan keren:

undangan khitanan

Untuk Mendownloadnya dalam versi word, silahan klik DISINI

Demikianlah artikel mengenai contoh undangan khitanan, semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[cp]

Contoh Pidato Tentang Kebersihan Lingkungan Sekolah

Contoh Pidato Tentang Kebersihan Lingkungan Sekolah – Pidato dengan Tema Kebersihan lingkungan sekolah banyak menjadi tugas para siswa oleh gurunya, nah ceramah pidato akan share artikel seputar contoh pidato tentang lingkungan sekolah simaklah.

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Yang terhormat Kepala SMP Negeri 1 Pati

Yang saya hormati dewan guru serta staf tata usaha SMP Negeri 1 Pati

Dan teman-teman yang saya cintai

Ucapan syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga dapat bertemu di tempat ini. Pada kesempatan kali ini perkenankan saya menyampaikan pidato dengan tema “Menjaga Kebersihan Lingkungan di Sekolah”

contoh pidato

Hadirin yang berbahagia,

Lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan kita agar kita dapat hidup dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit dilakukan.Contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya.

Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan di sekolah sebagai seorang murid sangatlah kurang. Dilihat dari lingkungan sekolah kita yang masih terdapat sampah yang berserakan, entah sampah plastik makanan, minuman, atau kertas. Padahal tempat sampah yang disediakan sekolah sudah memadai. Di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, di dalam kelas pun terdapat tempat sampah. Namun tidak adanya kesadaran dari kita untuk membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga kebersihan lingkungan sekolah kita.

Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga dapat menjalankan piket kelas sebagai tindakan menjaga kebersihan lingkungan di sekolah dan biasakan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya sebelum dimasukkan ke tempat sampah.

Jenis sampah dibedakan menjadi 3, yaitu:

  1. Sampah Basah yaitu sampah yang mudah terurai dan membusuk. contoh: sisa makanan, sayur, buah-buahan, sampah kebun dan sampah dapur.
  1. Sampah Kering yaitu sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alamiah. contoh: kertas, kardus, plastik, karet, kaca, kaleng dan lain-lain.
  1. Sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) yaitu sampah beracun dan reaktif yang sangat membahayakan kesehatan dan kehidupan organisme. contoh: baterai, cat, pestisida, sampah rumah sakit, dan lain-lain.

Tapi tempat sampah yang biasa disediakan hanya 2 jenis, yaitu sampah basah dan sampah kering. Tetapi, pemisahan sampah basah dan sampah kering tersebut waktu dibuang akhirnya disatukan kembali. Hal ini harus ada kerjasama antara pemerintah dan sekolah untuk pembuangan sampah basah dan sampah kering sehingga mengurangi pencemaran lingkungan.

Hadirin yang berbahagia,

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan ini saya berharap teman-teman peduli dan sadar dengan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan kita.

Hadirin,

Sekian yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat. Apabila ada tutur kata dan tingkah laku yang kurang berkenan, saya mohon maaf, terimakasih. Wassalamualaikum. Wr.Wb.[cp]

Kumpulan Pidato Hari Pahlawan 2016

Kumpulan Pidato Hari Pahlawan 2016 – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya, nah berbicara mengenai pahlawan, maka pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan share artikel seputar kumpulan pidato hari pahlawan tahun 2016. Langsung saja disimak kumpulan pidato hari pahlawan dibawah ini:

contoh pidato

Pidato Hari Pahlawan Ke-1

Assalamualaikum wr.wb

Yang terhormat ibu kepala sekolah atau perwakilannya, yang saya hormati ibu dan bapak guru, yang saya hormati staff tata usaha dan yang saya banggakan teman teman sekalian. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat ALLAH SWT yang telah mencurahkan rahmat dan hidayah sehingga kita dapat berkumpul di lapangan ini. Tak lupa junjungan kepada nabi besar Muhammad SAW beserta sahabat-sahabatnya dan pengikutnya hingga akhir hayat

Teman-teman sekalian yang saya banggakan, pada hari ini kita melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka hari pahlawan. Mungkin kita akan bertanya Tanya mengapa hanya tanggal 10 November yang di jadikan hari pahlawan ? karena pada saat itu pahlawan pahlawan kemerdekaan replubik Indonesia sedang melawan belanda di Surabaya. Pahlawan itu adalah bung tomo. Ia pahlawan yang gigih, tegas dan berwibawa. Sejarah pada tanggal 10 november juga adalah waktu ketika bendera belanda di sobek dan di jadikan bendera Indonesia

Teman-teman sekalian yang saya banggkan, pahlawan pahlawan tersebut lah yang menjadi suri tauladan bagi kita sang penerus bangsa. Walaupun globalisasi telah mendunia tetapi budaya Indonesia masih tetap. Yang displin, tekun, sabar, dan selalu mentaati peratuan yang ada. Kita sebagai penerus bangsa harus mengikuti kebajikan kebajikan yang telah di lakukan oleh pahlawan kita, tidak harus dengan mengangkat senjata dan turun ke medan perang. Tetapi untuk tidak bertawuran, karena tawuran bukanlah budaya kita, budaya kita adalah saling menghormati satu sama lain. Tidak juga dengan melompati dinding sekolah, itu bukan budaya kita, budaya kita adalah tertib dan displin.

Teman-teman sekalian yang saya banggakan, waktu demi waktu terus berjalan, dan sudah terasa lama kita merdeka. Tetapi mengapa kita selalu mengikuti budaya penjajah. Indonesia harus bangkit dari penjajah penjajah masa lalu ataupun sekarang yang seperti para koruptor dan lain lain. Kita yakin kan bersama bahwa Indonesia bisa !

Mungkin demikian amanat yang bisa saya sampaikan, kebeneran ada di ALLAH dan kesalahan ada di saya. Mohon maaf bila ada kesalahan-kesalahan kata

wabillahitauqfiq walhidayah,

Pidato Hari Pahlawan Ke-2

Yang terhormat Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ceramah Pidato,

Yang saya hormati Bapak Ibu Guru SMP Negeri 1 CeramahPidato, dan teman-temanku yang berbahagia.

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. atas rahmat dan hidayah Beliau kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal afiat. Tak lupa solawat serta salam selalu kita curahkan kepada nabi kita Muhammad SAW.

Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-temanku yang berbahagia

Hari ini tanggal 10 November 2014 bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional. Jika kita ingat hari ini, 69 Tahun yang lalu para pahlawan khususnya rakyat Jawa Timur yang dipimpin Bung Tomo beserta arek-arek Surabaya berjuang mati-matian melawan sekutu.

Berbekal kebenaran dan keadilan serta semangat untuk mempertahankan kemerdekaan, arek-arek Surabaya bertempur pantang menyerah. Di luar dugaan sekutu bahwa perlawanan melawan Surabaya bisa ditaklukkan dalam waktu tiga hari. Namun nyatanya pelopor muda Bung Tomo sangat berpengaruh dalam menggerakkan semangat untuk melawan sekutu. Meskipun arek-arek Surabaya berbekal senjata yang minim, tapi mampu menciptakan neraka bagi pasukan sekutu. Setidaknya dari perlawanan berdarah itu menewaskan 6000-16.000 pejuang Indonesia dan 200.000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Sedangkan 600-2.000 tentara sekutu tewas terbunuh. Tewasnya Brigjen Mallaby juga sempat menggemparkan dunia, tapi mengenai siapa yang membunuh masih menjadi tanda tanya besar hingga saat ini. Apakah oleh orang Indonesia atau dari pihak sekutu sendiri. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada 10 November ini kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.

Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-temanku yang berbahagia

Dari peristiwa itu, kini kita dapat merasakan kebebasan dari penjajah. Kita tidak perlu lagi bersusah payah untuk berperang mati-matian. Bangunan besar yang berdiri dimana-mana, seperti halnya sekolah kita yang megah ini dapat menunjukkan bahwa semua ini hasil dari perjuangan para pahlawan. Seandainya tak ada pahlawan mungkin kita semua belum bisa bersekolah seperti sekarang ini.

Kita sebagai bangsa Indonesia yang sudah merdeka harus mengingat jasa para pahlawan. Yang saya maksudkan bukan hanya mengingat tapi juga melanjutkan perjuangan para pahlawan. Kita tidak perlu membawa senjata kemudian perang hingga mati. Yang dimaksudkan disini dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan yaitu kita sebagai pelajar harus belajar semaksimal mungkin. Sedangkan saat kita dihadapkan dengan kemiskinan, korupsi, kolusi, dan nepotisme melanda bangsa. Kurangnya tanggung jawab dan kesadaran diri masyarakat juga termasuk masalah besar yang melanda bangsa kita.

Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-temanku yang berbahagia

Dalam memperingati hari pahlawan ini kita harus tetap menghargai dan menghormati jasa pahlawan, mensyukuri perjuangan para pahlawan serta tanggung jawab moral terhadap perjuangan. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya.

Sekian pidato yang saya sampaikan. Terimakasih atas perhatian bapak ibu dan teman-teman. Apabila dalam pidato saya terdapat hal-hal yang kurang berkenan saya mohon maaf. Saya akhiri,

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pidato Hari Pahlawan Ke-3

Selamat pagi Bapak/Ibu Guru dan teman-teman sekalian. Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Untuk kesempatan ini, saya hendak menyampaikan tentang nilai-nilai kepahlawanan yang sudah mulai luntur.

Pahlawan merupakan sosok figur yang selalu di eluk-elukan masyarakat. Mereka yang dianggap pahlawan adalah mereka yang telah berjuang demi kepentingan masyarakat banyak. Pahlawan bukan selalu berarti mereka yang berpartisipasi dalam peperangan mencapai kemerdekaan. Pahlawan dapat juga berarti mereka yang telah berjasa besar. Sebagai contohnya adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang di kenal sebagai guru.

Pahlawan adalah sosok teladan yang acap kali memberikan inspirasi hidup kepada kalayak banyak. Sosok keteladanan mereka dapat membekas di dalam hidup seseorang seumur hidupnya. Generasi muda saat ini sudah sangat kehilangan sosok kepahlawanan. Mereka sudah tidak lagi mengerti dan mengenal nilai-nilai kepahlawanan. Generasi sekarang lebih cenderung di ajarkan hal-hal yang bersifat hedonism dan induvidualis tanpa mementingkan kepentingan orang lain ataupun sesamanya.

Hal yang sangat berharga dalam kepahlawanan adalah persatuan dalam solidaritasnya. Para pahlawan bersatu dari berbagai macam golongan, bersama-sama berjuang untuk mencapai cita-cita merdeka. Marilah kita tengok perjuangan di saat masa-masa kemerdekaan, para pahlawan banyak sekali yang kekurangan pangan, sandang bahkan papan. Namun masyarakat di kala itu lebih saling tolong menolong. Mereka yang kuat membantu yang lemah. Tidak ada pertentangan agama ataupun kesukuan. Di saat itu mereka semua bersatu padu melawan penjajah.

Hal ini sangatlah berbeda dengan tercapainya kemerdekaan. Apakah memang kemerdekaan benar-benar tercapai? Akhir-akhir ini banyak sekali ancaman terhadap kehidupan beragama di Indonesia. Sepertinya masyarakat Indonesia sudah sangat ‘menganggur’ sampai mereka terlalu sering mencampuri urusan agama lain sehingga muncul gesekan-gesekan yang di manfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Banyak sekali terror bom yang terjadi di saat-saat hari raya ataupun di tempat ibadah tersebut sendiri. Bom Malam Natal, Bom di Cirebon, Bom di Serpong. Semua bom ini seakan –akan mengatakan bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang berbhineka tunggal ika melainkan bangsa yang tunggal semata. Di manakah persatuan antar suku dan agama yang ada di saat masa-masa kemerdekaan, dimana masing-masing menghargai dan menghormati satu sama lain. Situasi dan kondisi yang berkembang di saat itu membuktikan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sudah luntur.

Hal kedua yang sangat kental dari seorang pahlawan adalah martabatnya. Seorang pahlawan akan membela kawan sebangsanya yang di tindas oleh bangsa lain. Mereka sangat menjaga harkat dan martabat bangsa Indonesia. Kemanakah nilai itu? Lihatah para tenaga kerja Indonesia yang disia-siakan di luar sana. Mereka mengalami penganiayaan tanpa ada hukum yang berpihak kepada mereka. Bahkan di saat mereka meregang nyawa dan sudah ada kasus pengadilan pun, keadilan tidak berpihak kepada mereka. Uang seakan-akan bisa menggantikan segalanya. Sedangkan jika kita lihat negara lain, ketika satu orang warga negara mereka saja di tawan, mereka sudah mempersipakan senjata perang untuk membelanya. Lalu bagaimana dengan negara kita?

Selain dua hal di atas, hal terakhir yang patut di tiru dari pahlawan adalah perjuangannya. Mereka berjuang bertahun-tahun untuk mencapai cita-cita mereka. Hal ini merupakan panutan yang baik bagi generasi muda agar mereka tangguh seperti pahlawan. Mereka mau belajar untuk mecapai cita-cita mereka. Hal ini memang sedikit kontras dengan generasi muda yang suka mencari jalan singkat, terutama dalam mencapai kelulusan ujian negara. Jika memang mereka semua mau berjuang keras maka para penjaja kunci jawaban UAN tidak akan laris manis di cari oleh para siswa. Para pahlawan tidak hanya mencucurkan keringat melainkan dengan lelah jiwa juga. Namun mereka tetap teguh berjuang membela negara dan mempertahankan prinsip mereka.

Sudah saatnya generasi muda di kenalkan kembali kepada nilai-nilai kepahlawanan yang sudah mulai luntur dan berarti lagi. Dengan mengenal para pahlawan kita maka kita pun akan di ajarkan untuk cerdik dalam mencapai cita-cita kita. Lihatlah mereka yang telah berhasil, mereka telah menunjukkan bahwa cita-cita mereka bukanlah hal yang mustahil.[cp]

Pidato Hari Guru Yang Singkat dan Benar

Pidato Hari Guru Yang Singkat dan Benar – Sahabat Cerpi pada kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan berbagi artikel mengenai contoh pidato hari guru, yup setiap tanggal 25 Nopember kita memperingati hari guru nasional, dan dalam setiap peringatan hari guru itu ada rangkaian acara, diantaranya adalah pidato, nah buat anda yang sedang mencari referensi pidato hari guru terbaru yang benar dan singkat, berikut ini contoh pidato hari guru:

Pidato Hari Guru Singkat

Assalamualikum wr.wb.

Yang kami hormati Bapak, Ibu guru, serta teman-teman sekalian. Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di hari ini.

Tema kita hari ini ialah tentang “Hari Guru” yang jatuh tepat pada tanggal 25 November. Pada hari ini kami semua menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu guru yang telah mengabdikan diri sabagai pendidik. Berkat pengabdian Bapak dan Ibu guru yang telah dicurahkan kepada kami, kami dapat mencapai hasil yang baik. Dengan bimbingan Bapak dan Ibu guru seolah-olah kami merasa berada di bawah pengawasan dan asuhan orang tua kandung sendiri. Hal ini tidak lain karena antara kami dan Bapak, Ibu guru telah menjalin ikatan yang erat. Saya mewakili dari teman-teman mengucapkan “Selamat Hari Guru”

contoh pidato

Kami hanya dapat berdoa, semoga Bapak dan Ibu guru yang kami cintai selalu berada dalam lindungan dan rahmat-Nya dan di limpahi Kesehatan, kesejahteraan, kebahagian, dan kesabaran lam mendidik kami

Akhirnya, Saya mohon maaf jika ada kata yang salah atau tidak berkenan. Sekian dan Terima Kasih.

Wassalamualaikum wr.wb.

Pidato HaRI Guru Lengkap

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bpk,Ibu guru yang saya Hormati, dan para siswa yang kami banggakan,

Alhamdulillah, puji dan syukur, marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Yang Maha Penyayang, sehingga pada pagi hari ini, kita masih diberikan beragam nikmat; nikmat kesehatan, nikmat semangat, nikmat menghirup udara yang segar, dan banyaknya nikmat lain yang tidak dapat kita sebutkan satu persatu.

Hari ini, kita melaksanakan upacara bendera dalam rangka kita memperingati Hari Guru Nasional ke-21 yang jatuh pada tgl 9 November dan HUT ke 69 PGRI yang jatuh pada tgl 25 November. Seluruh guru Indonesia memiliki satu perasaan yang sama, tujuan yang sama, yaitu perjuangan mencerdaskan bangsa. Perasaan suka cita karena hari nasional para guru Indonesia, hari di mana para guru dikenang oleh segenap anak bangsa dari seluruh penjuru tanah air karena jasa-jasanya, semoga para guru diberikan kemudahan hidup, agar senantiasa bersinar cemerlang, membagi pengetahuan dan kebaikan untuk mencerdaskan pelajar Indonesia dalam sistem pendidikan yang berkualitas sesuai dengan yang diamanatkan oleh UUD 1945.

Untuk diketahui bersama, bahwa hari guru juga dirayakan oleh setiap negara di dunia, bahkan kita memiliki Hari Guru Internasional yang diperingati setiap tgl 5 Oktober. Oleh karena itu dalam menyambut, merayakan dan memperingati Guru Hari Nasional Th 2014, saya mengajak kita semua untuk kita jadikan mementum berharga dan memaknai secara utuh dan mendalam bahwa guru adalah pahlawan beribu jasa, sesuai dengan motto merangkai kata penuh pengabdian “Tut Wuri Handayani”

Jabatan guru dapat dikatakan sebuah profesi karena menjadi seorang guru dituntut suatu keahlian tertentu (mengajar, mengelola kelas, merancang pengajaran) dan dari pekerjaan ini seseorang dapat memperoleh nafkah bagi kehidupan selanjutnya. Hal ini berlaku sama pada pekerjaan lain. Namun dalam perjalanan selanjutnya, mengapa profesi guru menjadi berbeda dari pekerjaan lain. Menurut artikel “The Limit of Teaching Proffession,” (Jenis Profesi Pengajaran), profesi guru termasuk ke dalam profesi khusus selain dokter. Kekhususannya bahwa hakekatnya terjadi dalam suatu bentuk pelayanan manusia atau masyarakat. Orang yang menjalankan profesi ini hendaknya menyadari, bahwa hakeket profesinya menuntut agar bukan nafkah hidup itulah yang menjadi motivasi utamanya, melainkan kesediaannya untuk melayani sesama.

Di lain pihak profesi guru juga disebut sebagai profesi yang luhur. Dalam hal ini, perlu disadari bahwa seorang guru dalam melaksanakan profesinya dituntut adanya budi luhur dan akhlak yang tinggi. Atau dengan kata lain hakikat profesi luhur adalah pengabdian kemanusiaan.

Setiap guru seharusnya mengetahui peranan dan tugas mereka secara terperinci jika mereka ingin berusaha melakukan dan menghasilkan pengajaran yang berkesan. Di antara tugas seorang guru ialah :

  1. Menyampaikan ilmu pengetahuan
  2. Menyampaikan pesan
  3. Memberi keahlian
  4. Memupuk nilai-nilai luhur sebagaimana yang telah disebutkan di atas.
  5. Sebagai pembimbing, pendidik, pembaharu, teladan, pemberi petunjuk dan sebagainya.

Jelas menunjukkan bahwa menjadi seorang guru merupakan satu tugas dan peranan yang agak berat. Sebenarnya, jika di anggap tugas itu berat, maka beratlah. Jika diterima sebagai satu tugas dan tanggungjawab dengan cara yang positif, maka mudahlah.

Bpk,Ibu guru yang saya hormati

Kewajiban guru sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 tentang Guru Pasal 52 ayat (1) mencakup kegiatan pokok yaitu; (1). merencanakan pembelajaran, (2). melaksanakan pembelajaran, (3). menilai hasil pembelajaran, (4). membimbing dan melatih peserta didik, serta (5). melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok. misalnya menjadi pembina pramuka, pembimbing kegiatan karya ilmiah remaja, pembina imtaq, pembina kesiswaan, dan kegiatan ektrakurikuler lainnya.

Dalam melaksanakan tugas pokok yang terkait langsung dengan proses pembelajaran, idealnya guru hanya melaksanakan tugas / mengampu 1 (satu) jenis mata pelajaran, sesuai dengan kewenangan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikannya serta dalam sertifikat pendidiknya. Di samping itu, guru juga akan terlibat dalam kegiatan manajerial sekolah antara lain; penyusunan kurikulum dan perangkatnya, Ujian Nasional (UN), ujian sekolah (US), dan kegiatan lain. Tugas guru dalam manajemen sekolah tersebut secara spesifik ditentukan oleh manajemen sekolah tempat guru bertugas.

Sistem pendidikan berkualitas hanya akan terujud apabila dikelola oleh guru profesional di dalamnya, memiliki kompetensi yang memadai. Guru sebagai agen pembelajaran dan agen pembaharuan, diharapkan memiliki empat (4) kompetensi yakni; (1) kompetensi pedagogik yang merupakan kemampuan para guru dalam mengelola pembelajaran, agar kelak mampu mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliknya; (2).kompetensi sosial menunjukkan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik dan masyarakat,(3) kompetensi kepribadian yang bermakna karakteristik. Pribadi guru harus menjadi teladan bagi peserta didik dan memiliki akhlak mulia; dan (4) kompetensi profesional yang merupakan kemampuan guru dalam penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan mereka membimbing peserta didik dalam menguasai materi yang diajarkan sesuai dengan kulifikasi akademik yang diampu.

Betapa sesungguhnya para guru Indonesia memiliki banyak tuntutan kemampuan secara profesional, semata-mata untuk perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan. Kita semua mencintai para guru, mencintai profesi guru, kita semua berterima kasih atas segala pengabdian dan dedikasi para guru yang mengantarkan kita menapaki masa depan menuju cita-cita.

Hari ini para guru Indonesia mengenakan seragam dengan lambang PGRI di baju. Dua pelita yang terlihat di kanan, kiri dada baju ini, melambangkan pelita yang ada di dada setiap guru, khususnya guru SMP Neg. 2 Utan yang menerangi kehidupan siswa, generasi bangsa Indonesia, dan menuntunnya menuju masa depan yang lebih baik.

Bapak, Ibu guru yang dimuliakan oleh Allah,

Menjadi seorang guru, kita patut digugu dan ditiru, karena hakekat para guru luar biasa mulianya. Ucapan seorang guru adalah ucapan yang harus dapat dipercaya, karena benar, faktual, dapat dipertanggungjawabkan, baik di hadapan sang Khalik dan manusia. Ucapan dan perbuatannya dilakukan menjadi contoh bagi peserta didik dan masyarakat. Seorang guru hendaknya lebih mawas diri dalam berfikir dan bertindak. Guru yang berilmu padi, makin berilmu, makin merunduk, tunduk pada aturan yang berlaku, tunduk pada Kemahaluasan Pengetahuan Semesta, Rabb Yang Maha Hebat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha menurunkan rahmat kebaikan untuk kita semua. Untuk itu kita para guru, sebagai manusia biasa yang tidak sempurna, marilah setiap hari kita melakukan evaluasi diri, perbaikan diri, dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, menyempurnakan kepribadian kita, memantapkan langkah kita, agar menjadi guru yang lebih baik.

Para siswa yang kami banggakan,

Sebagai siswa sepatutnya kita berterima kasih kepada bapak/ibu guru yang tulus, dan ikhlas, yang telah mengantarkan kita menuju jalan kebaikan hidup, dengan senantiasa mengajar, mendidik, membimbing, mengarahkan, melatih sampai dengan menilai dan mengevaluasi, sesuai dengan tugas guru yang diemban. Kita ingin menjadi bangsa yang maju dan bermartabat, unggul dan berdaya saing. Kita ingin hidup lebih baik, dan kita juga ingin menyumbangkan sesuatu yang terbaik kelak untuk masyarakat. Bila kita ingin negara yang maju, bangsa yang bermartabat, bangsa yang cerdas dan memiliki peradaban, bangsa yang memiliki sopan santun, bangsa yang menang dalam globalisasi, maka jawabannya adalah mari tingkatkan pendidikan dengan belajar sungguh-sungguh dan dengan memuliakan para guru kita.

Berkaitan dengan Hari Guru tahun 2014 ini, maka kami mencoba untuk menghadirkan momen yang berbeda dari upacara kita pada setiap hari senin. Pada hari ini, Bpk/Ibu guru berpartisipasi aktif sebagai petugas upacara pada hari guru ini, dan telah kita saksikan bersama. Mari kita berikan apresiasi untuk semua guru SMP Neg 2 Utan.

Terima kasih kepada, bapak/ibu guru, yang telah berpartisipasi aktif dan membanggakan. Saya bangga bergaul bersama, berjuang yang sama, di tempat yang sama pula, yaitu perjuangan membangun sekolah ini ke arah yang lebih baik,, membangun generasi bangsa. Dan saya merasa Allah memberikan anugrah kebaikan yang tak henti untuk kita semua. Alhamdulillah.

Selain itu juga saya ingin memotret, sejauh mana apresiasi siswa terhadap para guru SMP Negeri 2 Utan. Siapakah guru yang difavoriti oleh sebagian besar para siswa, untuk menentukan satu guru yang sangat unggul sebagai guru favorit, dengan indikator dan penilaian yang objektif, sebab menurut mereka, para guru masing-masing memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

Mudah-mudahan menjadi catatan tersendiri, bahwa siswa telah diberi haknya untuk memilih guru favorit siswa tahun 2014, mudah-mudahan program pemilihan guru favorit siswa terus berlajut pada tahun-tahun yang akan datang. Insya Allah.

Demikianlah amanat pada hari ini, dalam rangka mempertingati Hari Guru Nasional ke-21, sekaligus HUT ke-69 PGRI th 2014. Semoga kita semua menjadi anak-anak bangsa yang pandai bersyukur dan memuliakan guru, sehingga hidup kita akan lebih berarti dan mulia di hadapan Allah Yang Maha Mulia.

Terima kasih, dan mohon maaf atas segala kekurangan, semoga Allah senantiasa menuntun kita dalam kebaikan, memajukan pendidikan Indonesia, yang kita awali dengan membangun pendidikan yang bermutu, yang berkualitas di SMP Negeri 2 Utan yang kita cintai ini, sehinga kita mampu berbicara di tingkat kabupaten, Provinsi, bahkan mungkin di tingkat nasional, Amin, amin, ya Rabbal Alamin.

Selamat merayakan hari guru, selamat dan sukses untuk kita semua para guru, staf tata usaha, dan siswa SMP Negeri 2 Utan. Mudah-mudahan Allah SWT,Tuhan Yang Maha Rahman dan Rahim selalu menyertai dan meridhoi pengabdian kita.

Sekian dan teriama kasih atas perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekurangannya. Usikum Wanafsih BitaQwallah

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.[cp]

Contoh Pidato Tema Generasi Muda Tanpa Narkoba

Contoh Pidato Tema Generasi Muda Tanpa Narkoba

Assalamu allaikum wr. wb
Pertama marilah kita panjatkan puji syukur atas berkah dan rahmat yang telah allah berikan pada kami, sehingga kita dapat berkumpil dalam keadaan sehat walafiat tanpa ada halangan apapun.
Tak lupa shalawat serta salam kita limpahkan kepada nabi muhammad SAW, semoga kita mendapatkan syafaatnya pada hari akhir nanti. Allahuma aamiin.

contoh pidato

Hadirin dan hadirat yang saya mulyakan pada kesempatan hari ini saya akan membahas tentang “ GENERASI MUDA TANPA NARKOBA “.

Para hadirin pada sekarang ini banyak para generasi penerus bangsa yang sudah menggunakan narkoba. Bukan hanya para artis muda, para pejabat tinggi, akan tetapi yang memprihatinkan para kalangan pelajar sudah banyak yang mencicipi narkoba.

Hal ini sangat merugikan diri sendiri karena mereka yang mengkonsumsi narkoba tidak dapat melihat masa depan yang indah yang ada adalah masa depannya suram.

Para hadirin semuanya banyak penyebab para generasi muda mengkonsumsi narkoba yaitu kurangnya kasih sayang dari kedua orang tua, pergaulan bebas dengan lingkungan ataupun teman – temannya. Dan pengaruh yang sangat kuat adalah dari lingkungan dan pergaulan teman dekat, karena tak selamanya teman dekat itu akan membawa kita dalam hal yang positif tapi akan menjadi sebaliknya yaitu membawa kita dalam hal yang negatif dan merugikan kita.

Para hadirin orang yang mengkonsumsi narkoba mempunyai banyak ciri – ciri antara lain yaitu matanya merah, wajah kelihatan kusam, emosinya tidak dapat di kendalikan, pingsan karena kelelahan, halusinasinya sangat tinggi, dan masih banyak lagi. Dari berbagai ciri – ciri di atas kita dapat membedakan di antara teman kita mana yang sudah menggunakan narkoba dan mana yang belum menggunakan narkoba.
para hadirin semuanya hati – hati dengan narkoba, karena narkoba tidak hanya berbentuk seperti tablet, serbuk dan lain – lain.

Akan tetapi narkoba dapat dicampurkan pada rokok, minuman ringan, dan makanan ringan. Dan yang lebih sering narkoba dapat dicampurkan pada rokok karena anak pemuda sekarang juga banyak yang merokok. Maka dari itu hati – hati lah jika membeli makanan atau minuman, jangan menerima makanan atau minuman dari orang yang belum kita kenal.

Namun para hadirin semua tidak perlu khawatir, karena ada cara untuk mengatasi generasi muda agar tidak terjebak di dalam kenikmatan narkoba, khusunya untuk para pelajar dengan cara meningkatkan iman kita, menjaga pergaulan dengan teman, sering sharing kepada orang tua jika ada masalah, sering mengadakan sosialisasi, memberikan pengetahuan kepada para pelajar tentang bahayanya narkoba pada diri sendiri.

Dan jika anak ataupun teman kita ada yang sudah memakai narkoba akan tetapi kita tidak memrehabilitaskan dia dan kita menyembunyikan dia, maka kitalah yang akan masuk kedalam penjara, karena membiarkan orang yang mengkonsumsi narkoba. Jangan anda merasa kasian jika anak ataupun teman dekat anda masuk kedalam rehabilitas dan penjara. Karena jika kita kasian pada mereka berarti kita akan membiarkan mereka hancur.

Dan banyak pula akibat yang di timbulkan dari orang yang sering menggunakan narkoba pada generasi muda penerus terutama pada kalangan pelajar yang dapat merusak kinerja otak, menurunkan semangat belajar, menjadikan diri sering ketergantungan dan lebih bahayanya lagi jika terus menerus mengkonsumsi narkoba akan berakibat fatal dan masa depan yang kita inginkan menjadi hancur.

Hadirin dan hadirat yang saya hormati begitulah ancaman yang di berikan oleh narkoba yang hanya nikmat sesaat saja. Nikmat yang di berikan cukup sedikit dari pada sakit yang di berikan. Wahai para teman – temanku katakan tidak untuk narkoba agar kalian terhindar dari narkoba yang dapat menyesatkan diri, karena sekali mencoba pintu neraka akan terbuka untuk kita selamanya. Marilah para hadirin dan hadirat kita satukan tekad untuk membrantas narkoba, agar generasi muda penerus bangsa tidak terjerat oleh narkoba.

Pesan saya untuk para generasi muda jagalah diri kalian dari nikmat sesaat, karena narkoba bukan segalanya bagi kita. Utamakan masa depan gemilang dari pada kenikmatan.
Sekian pidato dari saya ada kurang lebihnya dari pidato saya dan jika ada tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.
Akhir kata wasalamu allaikum wr. wb