4 Fakta Unik Keraton Kasepuhan Cirebon yang Perlu Kamu Tahu

Menyebut nama Cirebon, ingatanmu langsung tertuju pada keberadaan Keraton Kasepuhan Cirebon. Istana Kesultanan Cirebon ini berlokasi di Jalan Kasepuhan No. 43, Kasepuhan, Lemahwungkuk atau sekitar 8 menit berkendara dari Stasiun Cirebon. Keraton Kasepuhan menjadi saksi bisu perkembangan Kota Udang dari masa ke masa.

Bangunan bersejarah ini masih berdiri gagah dan dalam kondisi terawat. Kamu sudah dibuat kagum saat melihat tembok bata merah yang berada di bagian depan keraton. Setelah memasuki kawasan keraton, deretan bangunan indah dan artistik akan membuatmu semakin terpukau.

Selain dibuka untuk publik, Keraton Kasepuhan juga menjadi tempat Sultan Cirebon beraktivitas, sekaligus tempat tinggal anggota keluarga Kesultanan Cirebon. Sebelum berkunjung ke sana, mari simak 4 fakta unik mengenai Keraton Kasepuhan Cirebon yang jarang diketahui wisatawan.

Dulu bernama Keraton Pakungwati

Keraton Kasepuhan Cirebon (sumber : wikipedia.org)

Pangeran Mas Zainul Arifin, cicit Sunan Gunung Jati, mendirikan kompleks Keraton Pakungwati pada 1529. Nama Keraton Pakungwati ini merujuk pada Keraton Kasepuhan sekarang. Catatan sejarah mengungkapkan nama tersebut berasal dari Ratu Dewi Pakungwati binti Pangeran Cakrabuana, istri Sunan Gunung Jati. Beliau wafat pada tahun 1549 dalam usia sangat lanjut. Kemudian namanya diabadikan sebagai nama keraton.

Menjadi contoh penataan kabupaten/kota di Jawa

Bangunan Keraton Kasepuhan berdiri menghadap arah utara. Di bagian depan keraton terdapat alun-alun, dulu bernama Sangkala Buana. Di sisi barat terdapat Masjid Agung Sang Cipta Rasa, sementara di sisi timur berdiri Pasar Kasepuhan yang terkenal dengan poci teh.

Tata letak keraton demikian umum ditemui di wilayah pesisir. Bahkan, banyak kabupaten/kota di Jawa yang mengikuti penataan serupa. Alun-alun berada di tengah atau berhadapan dengan gedung pemerintahan, sisi barat untuk masjid, dan sisi timur untuk pusat perdagangan atau pasar.

Bangunan Kesultanan Mataram terinspirasi Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan memiliki beberapa bagian bangunan. Diawali dengan gerbang depan keraton yang terbuat dari batu bata merah, area Siti Inggil yang terdapat lima bangunan tanpa dinding, area Langgar Agung sebagai tempat ibadah kerabat keraton, dan area utama Keraton Kasepuhan.

Di area utama ini kamu akan menjumpai Taman Dewandaru, Museum Benda Kuno, Museum Kereta, Tugu Manunggal, Lunjuk, Sri Manganti, dan bangunan induk keraton tempat sultan dan keluarga keraton beraktivitas sehari-hari. Rupanya, tata letak bangunan Keraton Kasepuhan menjadi inspirasi Sultan Agung Mataram dalam mendirikan keraton Kesultanan Mataram di Yogyakarta, salah satunya keberadaan Siti Inggil dalam kompleks keraton.

Ditetapkan sebagai objek vital kota Cirebon

Keraton Kasepuhan Cirebon (sumber : google.com/maps)

Bersama Keraton Kanoman, Keraton Kasepuhan ditetapkan sebagai objek vital kota Cirebon. Status tersebut membuat lembaga kepolisian setempat menempatkan personil khusus untuk menjaga kawasan keraton. Bagi masyarakat setempat, keraton bukan hanya situs budaya, tetapi menjadi bagian penting dari sejarah berdirinya kota Cirebon.

Oleh karena itu, kamu harus menjaga perilaku dan mematuhi aturan yang ada saat berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon. Sudah tugas kita sebagai wisatawan untuk melestarikan cagar budaya agar bisa dinikmati generasi berikutnya. Sebagai informasi, situs bersejarah ini bukan setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp15.000 per orang.

Itulah 4 fakta unik seputar Keraton Kasepuhan Cirebon yang perlu kamu tahu. Jika kamu tertarik menjelajahi Keraton Kasepuhan lebih jauh, cari hotel yang berlokasi di sekitar kawasan ini. Karena letak keraton berada di pusat kota, mudah untuk mendapat hotel di Cirebon dengan harga terjangkau, seperti Airy.

Dengan harga kamar bersahabat, kamu bisa mendapat 7 jaminan kenyamanan sama di setiap kamar yang dipesan. Mulai dari pendingin ruangan, tempat tidur bersih, akses WiFi gratis, air minum gratis, perlengkapan kamar mandi, air panas, dan televisi layar datar. Jangan lupa pesan kamar melalui aplikasi Airy untuk transaksi aman dan pasti bebas penipuan.

Jadi, kapan kamu akan berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.