Pengertian Khutbah, Tablig dan Dakwah

Saturday, January 9th, 2016 - Khutbah
Advertisement

Pengertian Khutbah, Tablig dan Dakwah – Menurut bahasa Arab, kata “khutbah” berasal dari kata “kh aba” yang bermakna sabab al-amri (sebab dari suatu perintah), atau seruan yang disampaikan khathib di atas mimbar. Menurut istilah yang bersifat umum, khutbah adalah seruan yang disampaikan oleh seseorang kepada individu, atau sekelompok orang.

Adapun menurut istilah yang bersifat khusus, khutbah adalah seruan yang disampaikan oleh seorang kh ib (penyeru) di dalam forum khusus dengan aturan-aturan yang khusus pula; misalnya khutbah Jum’at, Idul Fitri dan Idul A ha, serta khutbah nikah.  Di dalam khutbah Jum’ah, Idul Fitri, Idul A h dan pernikahan, ada ketentuan-ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh seorang Muslim. Kata “khutbah” disebutkan di dalam riwayat-riwayat ahih, diantaranya riwayat yang dituturkan oleh Imam Bukhari dari Anas Ra, bahwasanya ia berkata:

khutbah

Pengertian Tablig

Menurut bahasa Arab, tablig berasal dari kata balaga yang bermakna al- sh l (penyampaian).  Menurut istilah, tablig adalah menyampaikan sesuatu kepada orang lain, baik informasi, ajaran, seruan, pesan, dan lain sebagainya. Al-Qur’an menyebutkan kata balaga dengan berbagai macam turunannya (musytaq) di banyak ayat, di antaranya adalah firman Allah Swt: “(Yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepadaNya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan”. [QS Al-Ahz b (33): 39] Di dalam hadi  ahih dituturkan bahwasanya Rasulullah Saw bersabda: “Wahai manusia, aku mengingatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah.  Seandainya kalian mengetahui bahwa aku telah menyampaikan risalah dari Tuhanku, niscaya kalian akan mengabarkan kepadaku, dan jika kalian mengetahui bahwa aku telah lalai dalam menyampaikan risalah Tuhanku, niscaya kalian mengabarkan kepadaku”. [HR Imam Baihaqi].

Pengertian Dakwah

Menurut bahasa Arab, dakwah berasal dari kata () yang bermakna ajakan atau panggilan. Menurut istilah, dakwah adalah perbuatan yang ditujukan agar seorang cenderung (imalah) atau terdorong (targ b) kepada sesuatu yang didakwahkan.  Dakwah menuju Islam berarti kegiatan yang ditujukan agar seseorang condong dan terdorong masuk ke dalam Islam.   Kegiatan dakwah tidak terbatas hanya pada seruan-seruan saja (da’wah bil qaul), tetapi, juga mencakup semua kegiatan yang bisa mendorong seseorang kepada Islam. Setiap Muslim dan Muslimat diwajibkan untuk mendakwahkan Islam kepada orang lain, baik Muslim maupun Non Muslim sekadar dengan kemam-puannya. Ketentuan semacam ini didasarkan pada firman Allah Swt:  “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. [QS An-Nahl (16): 125]

Menurut Imam Ibnu Ka r, ayat ini merupakan perintah dari Allah kepada Rasul-Nya agar ia mengajak seluruh makhluk kembali kepada Allah Swt dengan cara hikmah. Selain dakwah secara individual (far ), Islam juga mewajibkan adanya dakwah berkelompok (jama’ ).  Kewajiban berdakwah secara berkelompok (jama’ah) didasarkan pada firman Allah Swt: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. [QS Ali Imr n (3):104] Islam juga mewajibkan negara (daulah) untuk melakukan aktivitas dakwah.  Contoh aktivitas dakwah yang dilakukan oleh negara adalah, menerapkan sanksi keras bagi pihak-pihak yang melanggar syariat Islam, melindungi akidah umat, melenyapkan hambatan-hambatan dakwah, jihad, dan lain sebagainya.

Perbedaan Khutbah, Tablig, dan Dakwah

Perbedaan antara dakwah dengan khutbah dan tablig adalah, khutbah dan tablig biasanya terbatas pada seruan atau ajakan.  Sedangkan dakwah, lebih luas daripada khutbah dan tablig.  Kegiatan dakwah bisa berbentuk khutbah dan tablig.  Hanya saja, dakwah tidak hanya berbentuk seruan atau ajakan saja, akan tetapi bisa berbentuk aktivitas (perbuatan), seperti berperilaku santun kepada orang lain, sedekah, atau berjihad di jalan Allah. Adapun perbedaan antara khutbah dan tablig adalah; khutbah dalam pengertian khusus adalah menyampaikan suatu seruan kepada orang lain pada forum khusus dan dengan aturan-aturan yang bersifat khusus.  Sedangkan tablig adalah menyampaikan sesuatu kepada orang lain tanpa terikat dengan bentuk forum atau aturan-aturan khusus.  Khutbah termasuk bagian dari tablig, namun tidak semua tablig disebut dengan khutbah dalam pengertian khusus.[cp]

Tags:

khutbah ceramah dan dakwah, pengertian tabligh khutbah dan dakwah, pengertian khutbah tabligh dakwah, khutbah tablig, Pengertian ceramah dakwah, Pengertian khutbah, pengertian khutbah menurut bahasa dan istilah, pengertian khutbah tablig dan dakwah, Pengertian khutbah secara bahasa dan istilah, pengertian khutbah secara bahasa
Advertisement
Pengertian Khutbah, Tablig dan Dakwah | admin | 4.5
Leave a Reply