Cara Mengkafani Jenazah

Saturday, January 9th, 2016 - Umum
Advertisement

Cara Mengkafani Jenazah – Setelah jenazah selesai dimandikan dan dikeringkan dengan handuk, kewajiban berikutnya adalah mengkafani jenazah.  Ketentuan dalam hal mengkafani jenazah adalah sebagai berikut:

tata cara pengurusan jenazah

  • Mengkafani jenazah sedikitnya dengan menggunakan satu lapis kain yang bisa menutupi seluruh tubuh jenazah.  Jika tidak bisa menutup seluruh anggota tubuh, hendaknya ditutup terlebih dahulu bagian kepalanya.
  • Kain kafan disunnahkan berwarna putih bersih dan diberi wangi-wangian.  Namun, jika kain putih tidak ada, boleh menggunakan kain dengan warna apa saja.  Imam Abu Dawud dan Tirmizi menuturkan sebuah hadis dari Ibnu ‘Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:  “Kenakanlah pakaian yang berwarna putih. Sebab, pakaian berwarna putih adalah sebaik-baik pakaian untuk kalian.  Dan kafanilah orang-orang yang meninggal di antara kalian dengan kain berwarna putih”.[HR Imam Abu Dawud dan Tirmi  i].
  • Untuk jenazah laki-laki, disiapkan 3 lapis kain kafan panjang dan lebar yang bisa menutup seluruh tubuh, dan 2 kain yang dibentuk seperti baju kurung dan serban. Caranya menyusun kain kafan untuk laki-laki adalah sebagai berikut; Diletakkan terlebih dahulu, tali pengikat kain kafan sebanyak empat buah yang letaknya diperkirakan tepat di kepala, tangan, lutut, dan mata kaki jenazah. Setelah itu diletakkan kain panjang sebanyak tiga lapis. Masing-masing lapis kain, hendaknya ditaburi dengan kapur barus atau wangi-wangian lainnya. Lalu, di atas lapis yang ke-tiga diletakkan baju kurung dan serban yang dikenakan kepada jenazah. Setelah itu, jenazah mengenakan baju kurung dan serban, mayat dibungkus dengan kain tiga lapis tadi, hingga sempurna menutup seluruh anggota tubuh. Setelah itu, kain kafan diikat dengan ikatan yang telah disiapkan, yakni di bagian kepala, tangan, lutut, dan mata kaki.
  • Untuk jenazah wanita disiapkan 2 lapis kain putih panjang dan lebar yang bisa menutup seluruh anggota tubuh, 1 kain yang dibentuk menjadi sarung, 1 buah baju kurung, dan 1 buah kerudung. Tata cara mengkafaninya sama seperti di atas.

Setelah jenazah selesai dikafani, hendaknya diletakkan di atas meja atau dipan panjang agar mudah dibawa dan disalatkan.[cp]

Tags:

tata cara mengkafani jenazah muhammadiyah, Cara mengafani jenazah, kewajiban dalam mengkafani jenazah, paling sedikitnya mengkafabi, pidato tenteng mengkhafani mayat, tata cara mengafani jenazah muhammaddiyah
Advertisement
Cara Mengkafani Jenazah | admin | 4.5
Leave a Reply