Kata-Kata Cinta Berbahasa Bugis Terbaru Romantis

Wednesday, July 12th, 2017 - Umum
Advertisement

Kata-Kata Cinta Berbahasa Bugis Terbaru Romantis – Sahabat Cerpi Pada Kesempatan kali ini Ceramah Pidato akan share artikel mengenai Kata Kata Cinta Berbahasa Bugis Yang Romantis Terbaru 2017. Langsung Saja disimak Kata-kata Cinta Berbahasa Bugis berikut ini:

Kata-Kata Cinta Bahasa Bugis Romantis

Senge’ka rimula wenni

Kubali senge’tokko

Rigiling tinroku

Artinya :

Kenanglah aku ketika malam mulai gelap

Niscaya akan ku kenang pula dirimu

Ketika aku terjaga di pertengahan malam

Sompe’ki to pada sompe’

Tapada mamminanga

Tosilabuang

(Tapada malani laleng nasseddingie atitta

Tosilolongeng).

Artinya :

Marilah kita menempuh jalan yang dapat menyatukan hati kita,

Agar kita dapat mencapai sebuah kesepakatan.

”Resopa tammangingngi naletei pammase dewata seuwwa’e” Artinya : ” Rahmat Allah akan turun kepada orang-orang bekerja keras tanpa kenal sifat menyerah.” ” Gelombang laut yang maha besar tak manpu menggerakkan air yang dalam. Begitu pula iman bila dangkal permukaaannya gampang disambar ombak dan terombang-ambingkan. Namun apabila iman terhujam dalam, gelombang macam apapun tak akan manpu menggoyahkannya. Orang-orang yang benar-benar beragama, kebal terhadap segala macam cobaan dan tekanan. Hidupnya seimbang sehingga manpu menghadapi hari-harinya dengan tenang.”

Duwami riala sappo unganna panasae belo kanuku’e (Duwami riyala sappo lempu’e sibawa paccing’e). Artinya ; Dua yang yang dijadikan pagar adalah kejujuran dan kesucian. Pagar diri setiap orang sebenarnya sudah cukup bila ia memiliki keduanya, yaitu ia dapat memelihara sifat jujur dan perbuatannya bersih dari noda dan pelanggaran.

Malempu adalah makkebolai ada tongenge ri alena naiyya sampoengngi ada tongengnge bellewe. Artinya jujur itu adalah terdapatnya perkataan yang benar dalam diri seseorang dan yang merusak kejujuran adalah pekataan dusta, atau sifat yang suka berkata bohong. Bahkan ada ungkapan yang lain tentang pengharapan yang tinggi atas berlansungnya suasana kejujuran dalam sebuah masyarakat

Tennapodo mannennungeng lempu’e tettong tungke tenri girangkirang. Artinya ; Semoga kekal suasana kejujuran (dalam masyarakat), berdiri dengan kokoh tanpa ada yang menandinginya. Ini menandakan bahwa masyarakat Bugis sungguh sangat menyukai kejujuran dan berharap akan berada di dalam suasana itu terus-menerus.

Teppadaki makkatenning paccimang riawa bakkaweng nipa’e (Pada sitarongekki’ siri’, iyaregga ripada jagai siri’ta). Artinya ; ”Kita harus saling menghargai, saling hormat menghormati, saling menjaga diri supaya tidak terjadi saling menyakiti dan saling mengumbar aib.” Itulah pokok harga diri manusia yang biasa disebut sipakatau atau saling memanusiakan. Sehingga terjadi keharmonisan hidup ditengah-tengah masyarakat.

”Sagala-sagala tongeng iyapa nasagala tallepi mannessa’e (Macca-macca tongeng iayapa natentu amaccangenna engkapa maddupa rigau’na). Artinya : orang itu benar-benar pintar jika ia dapat membuktikan dengan kerja nyata atas kepintaran atau ilmu yang diketahuinya itu.

Taro’i siri’mu ri onrong sitinaja’e” Artinya : ”Tempatkanlah siri’mu (harga dirimu) pada tempat yang sepatutnya.”

Upappada tinuluku rappe’ natuddu’solo’ temmappangewaku ( De upangewai, kegi-kegi maelo natiwi, kuwana lao. Agi-agi maela napugau de’tona kupangewai apa pura uwerenni akkateppereng) Artinya : ’ Aku tidak akan membatahnya dimana aku di bawa disitula kau berada. Apapun yang dikerjakan aku tidak memprotesnya karena aku telah memberikan kepercayaan kepadanya.

” Polo pang polo panni, Rekko elo’ ajjoareng tempeddingngi tenripugau” (Walaupun paha dan tangan terancam patang jika itu merupakan kehendak pimpinan (panutan mereka), pantang tidak dilaksanakan). Tapi tentunya ini didasari bahwa orang diberikan kepercaan itu memilki tanggung jawab

Massimangnga nasompereng passompe’ tebbolai padoma na sompe’ ( Massimangnga naparenta atau naatoro’ tau temmissengngengngi laleng ripoasalamakengnge). Artinya : Aku menyerah (tidak akan dapat menerima) diatur atau diperintah oleh orang yang bodoh tidak mengetahui jalan yang dapat menyelamatkan kita dari bencana dan bahaya. Jelasnya loyalitas diberikan kepada orang yang berada dalam kebenaran dan memperjuangkan kebenaran. Janganlah memeberikan loyalitas kepada orang yang salah dan meperjuangkan kesalahan, karena kita mengendarai lopi sebbo’ (perahu bocor), yang sudah jelas akan membinasakan kita di dunia mapun di akhirat.

Mauni buwaja bulu’ nalise’ ampeloi teyawa’ nalureng (Mauni tomacca namaja’ sipa’na teyawa naparenta). Artinya : ” Meskipun orang itu cerdas tapi tidak memilki sipat yang baik maka sya tidak ingin diperintah atau dituntun olehnya.” Jadi kecerdasan harus bersanding dengan akhlak yang baik baru dapat diterima baik di tengah-tengah masyarakat. Siapa yang disebut orang cerdas.

Tau magello’ akkalengna de’na napaccaireng, saba sampoenggi akalengge iyanaritu sipa’ paccairengnge. Artinya: ”Orang cerdas adalah orang yang bagus akalnya (terarah pemikirannya), tidak suka marah, karena yang menutupi akal pikiran manusia adalah sifat suka marah. Jadi orang cerdas adalah orang yang memiliki akal pikiran yang baik. Seperti ia dapat bersabar dalam menghadapi persoalan yang genting, tahan banting terhadap ujian hidup, proaktif mencari solusi yang dapat menyelasaikan urusannya dengan baik.

Wennang pute mappesona eja’e mamminasa bali sipuppureng (Narekko gauk mapaccing muwa, iyamua ripujie ripugau, waranika mewako siamateng). Artinya : Jika perbuatanmu adalah perbuatan suci (benar), perbuatan baik, maka aku berani mati berjuang bersamamu. Jadi syarat keberanian adalah bersanding dengan kebenaran dan kesucian perlakuan. Bila tidak maka keberanian itu adalah keberanian yang buta. Berani karena benar takut karena salah.

’Narekko mateko rilalenna tongengnge, mate risantangikotu mbe’ Artinya : ”Jikalau kau mati dalam mempertahankan kebenaran, maka matimu berada dalam kelezatan (mati dalam santan). ”

Iyasiya minasakku pattana waliengngi assimellerengnge (Iyasiya teppaja uwammenasai passibali-baliengngi assipojingnge). Artinya : ”Masalah yang tak pernah pupus dari idamanku adalah terwujudnya perasaan saling menyayangi di antara kita”

Engkako ritu sompereng deceng munawa-nawa lise’pa murewe. (Mabelakotu lao sappa’i decengnge, iyapa mulisu mulolongeppi muwakkattaiyye). Artinya : ”Kau telah pergi jauh mencari kebaikan (keberuntungan), janganlah kembali sebelum dicapai apa yang dicita-citakan”.

Sipanrasa-rasa memeng jemma’e inappa’e siempe’ maberre’. (Pada resomemengpa tauwwe inappa’e silolongeng sitiwi lao rimadecengnge, rialebbirengnge). Artinya : Dengan kerja sama yang baik orang-orang akan bersama-sama memperoleh kebaikan, keberuntungan dan kemuliaan)

Agana ugaukengngi, pakkadang teppadapi, nabuwa macenning. Maksudnya: Hasrat hatiku menggelora untuk memilikinya, tapi kemampuanku sangat terbatas.

Mau luttu maasuwaja, tatteppa rewemuwa tosiputoto-e. Maksudnya: Walaupun pergi jauh kemana-mana, kalau sudah jodoh pasti surut kembali.

Melleki tapada melle; tapada mamminanga; tasiyallabuang. Maksudnya: Mari kita saling menjalin hubungan mesra supaya cita-cita segera menjadi kenyataan.

Iyyaro mai melleku; tebbulu te’ttanete; lappa manengmua. Maksudnya: Kasih sayang yangkuberikan padamu tak satupun dapat menghalangi.

Iyya memeng-paro mai; lejjai addenengku; mattaro pura-e. Maksudnya:Yang ingin menjalinkasih padaku adalah merek yang mencurahkan sepenuh hatinya.

Iyya siya menasakku; mattonra jaritokki; lete di manipii. Maksudnya: Harapanku ingin hidup semati denganmu.

Teyawa naparampaki; teddung makape-kape; tenna pacinaongi. Maksudnya: Saya tidak akan menumpahkan kasih kepada orang yang tidak bertanggung jawab.

Lele akkutanamukki; ala tebbulu-ekki; naleworo tasi. Maksudnya: Boleh tanyakan betapa lembut jiwaku, betapa bulan hatiku, tak perlu diragukan.

Duppa mata ninitokko; ennau mata-tokko; ajak murikapang. MAKsudnya: Jika kita bertemu pandang, berusahalah menghilangkan kesan yang dapat mencurigakan.

Sipongemmu kupacokkong, ribola tudangengmu; teyana mawela. Maksudnya: Sejak kita bertemu di rumahmu, sejak itulah aku kenang selalu.

Rekkuwa tennungi melle; taroi temmasakka; napodo malampe. Maksudnya: Bila menaruh kasih jangan berlebihan, agar tambah bersemi lebih lama.

Laoko kuturutokko, kupabokongitokko; nyameng kininnawa. Maksudnya: Dengan sepenuh hati dan segenap jiwaku mengantar dikau ke pulau idaman.

Ujung tennungi mulao; iyyapa natabbukka idipa taddewe. Maksudnya: Kehormatanku adalah kehormatanmu pastilah aku jaga dan aku akan kembali keharibaanmu.

Mappetuju langii-mana; bitara sampo-engngi; tujunna lipumu. Maksudnya: Dimana gerangan kampungmu disanalah kucurahkan keluhan jiwaku.

Uddanikku temmagangka; dimengku temmappetu; riwangun kalemu. Maksudnya:Kau kukenang selalu dan kupuja sepanjang masa, sekujur tubuhmu.

Taroko melle mallebbang; tinulu mappesona; nateya malegga’’. Maksudnya: Kebaikanmu yang menawan, kesetiaanmu nan rajintidak akan kulupakan.

Mauni di Jawa monro; nyawa situju-ede; teppaja rirampe. Maksudnya: Walaupun tingal di Jawa bila hati sudah bertaut terkenang selalu.

Laowi pattendung langi; posampu temmalullu, lawangeng mabela. Maksudnya:Walaupun merantau jauh di sanabudi baikmu terkenang selalu.

Sipongekku mupacokkong; ricamming nawa-nawa; tekku tepu ale. Maksudnya: Sejak cinta meracun nan di lara, hatiku merintih, jiwaku meranah, badanku kurus kering.

Polena palele winru; tenre kutuju mata padammu sagala. Maksudnya: Saya telah menelusuri celah-celah kehidupan belum ada taramu.

Ininnawa sabbara-e , lolongeng gare deceng tau sabbara-e. Maksudnya: Orang yang sabar senantiasa mendapat kebajikan yang diidamkan.

Tellu-ttaunna sabbara, teng-inang ulolongeng; carubbu sengereng. Maksudnya: Sudah tiga tahun bersabar menanggung duka, tapi belum Nampak juga titik cerah kebahagiaan.

Toripaseng teya mette, tonapolei paseng teya makkutana. Maksudnya: Yang datang membawa pesan membisu, yang didatangi pesan tercengang membisu.

Pekkogana makkutana, rilaleng tennung-ekka napole pasenna. Maksudnya: Saya tidak sempat bertanya karena kedatanganmu sangat mengherankan.

Tekku sappa balanca-e, uparanru’ sengereng, nyawami kusappa. Maksudnya: Saya tidak cinta harta, tidak ingin kecantikan, tetapi yang saya cari adalah budi bahasa nan halus.

Tellu ronna sitinro’, cinna-e udaani-e, napassengereng. Maksudnya: Tidak dapat dipisahkan antara Cinta, rasa rindu dan kenangan indah.

Sangadi dewata-e teya, Tolino-e massampeyang, nakusalai janci. Maksudnya: Kecuali Tuhan yang tidak merestui, dan masyarakt yang menolak, baru saya mengingkari janji.

Mamasepi dewata-e, nalolang sitalleyang tosipominasa-e. Maksudnya: Menantika ridha’ Tuhan semoga kita dipertemukan.

Lempupa na ada tongeng, sanreseng nawa-nawa, tenna pabelleyang. Maksudnya: Orang yang baik dan jujur merupakan tumpuan harapan tidka mengecewakan.

Melleko mellemutowa, tenginang upogau’ melle sewali-e. Maksudnya: Jika engkau senang padaku, sayapun senang padamu sebaba saya tidak pernah bertepuk sebelah tangan.

Demikianlah artikel mengenai Kata-Kata Cinta Berbahasa Bugis Romantis, semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua.[cp]

Tags:

kata kata cinta bahasa bugis, kata kata bugis, kata kata romantis bugis, kata kata cinta bahasa bugis dan artinya, kata bugis, kata sayang dalam bahasa bugis, kata mutiara bahasa bugis dan artinya, kata kata bahasa bugis, kata kata cinta bahasa bugis bone, bahasa bugis sayang
Advertisement
Kata-Kata Cinta Berbahasa Bugis Terbaru Romantis | admin | 4.5
Leave a Reply